Loading...

INI KRONOLOGIS BENTROK DI UJUNG BATU, Berawal dari Ban Kempes, Adu Mulut 1 Tewas, 4 Luka-luka

para terduga pelaku diamankan aparat kepolisian.

Ujung Batu, RIAUAIR.COM- Kasus bentrokan antar pemuda di Cafe Yuli, Lintam, Desa Pematang Tebih, Ujung Batu, Rabu (12/4/2017)sekitar pukul 23:00 WIB, yang mengakibatkan Andre alias Ujang Tato (35) meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan adik kandungnya yang bernama Joni (29) luka berat dan kini kritis dalam perawatan rumah Sakit di Pekanbaru.
 
Petugas piket Polsek Ujung Batu mendapat informasi bahwasanya ada keributan di cafe milik Juli di Dusun Lintam, setelah mendapat informasi piket Sabhara dan Reskrim mendatangi TKP sesampainya di TKP, korban Andre Alias Ujang tato dan Joni sudah dimasukan ke dalam mobil Ambulan milik partai Nasdem kemudian di bawa ke Rumah Sakit Doa Bunda.
 
Korban Andre alias Ujang Tato meninggal Akibat Luka bahagian Kepala Pecah, pelipis sebelah kanan koyak, bibir bahagian bawah Robek. setelah mendapat hasil visum Kamis (13/4/2017) sekitar pukul 02:00 WIB, jenazahnya diserahkan ke pihak keluarganya di RT.03 RW.03 Nomor 117 Desa Pematang Tebih, kecamatan Ujung batu, Rohul, disambut isak Tangis Istri dan sanak saudaranya.
 
Sedangkan Joni menderita luka robek di Pelipis sebelah kanan, luka robek di Dagu, luka robek di Bibir, luka robek di pipi sebelah kanan, dalam kondisi kritis Korban di rujuk di salah satu rumah sakit di pekanbaru.
 
Korban pengroyokan Selanjutnya Rafiki mengalami robek di kepala bagian belakang dengan 4 jahitan serta di jari tangan sebelah kanan bengkak, sedangkan Amrizal Bin Burhan Alias si Am, (29) menderita luka robek di tangan.
 
Menurut keterangan Saksi Rafiki (20) "Kami (7 orang) datang ke tempat cafe yuli, karena ada yang memberitahu salah seorang kasir cafe yang bernama Ipen, bahwa di cafe tersebut ada percekcokan dan kami di undang untuk menyelesaikan masalah".
 
"Kami ber tujuh kesana menggunakan 4 sepeda motor, setelah sampai di cafe tersebut nampak lampu depan (teras) sudah dimatikan dan terlihat ada puluhan orang disitu sudah memegangi kayu broti, terdengar ada percakapan dua sampe empat kata, tiba tiba Ujang tato dan Joni langsung diserang, dan Ujang tato di jatuhkan di jalan dalam posisi tengadah, Ujang tato yang posisinya tak berjauhan di serang bertubi tubi di bagian kepala dan dada". Ungkap Rafiki keponakan Ujang Tato.
 
"Melihat Ujang Tato dan Joni diserang oleh banyak orang, 3 kawan saya langsung lari ketakutan, saya berusaha menolong Joni namun kena pukul dengan kayu dari belakang, dan saya berusaha melawan untuk bis lolos dari kepungan dan keroyokan, setelah dapat posisi untuk lolos, saya langsung melarikan diri". Jelas Rafiki yang rumahnya di belakang rumah Ujang Tato itu.
 
"Saya curiga keributan ini sepertinya sudah direncanakan, mungkin bermotif ada dendam terhadap Ujang Tato, soalnya dari sekitar 10 orang, tak nampak satupun sepeda motor di parkir di halaman cafe Yuli, sepertinya sudah dipersiapkan segalanya". Pungkas Rafiki melalui sambungan telepon.
 
Sedangkan menurut Hasil olah TKP Dari Pihak Polres Rokan hulu, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK.MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Heri Sitorus, menyatakan awal mula kejadian tersebut, pada hari Rabu (12/4/17) pada pukul 22:00 WIB, sekitar10 orang minum tuak di kedai Siregar Gang Horas, ujung batu, dari 10 orang sepakat untuk pergi berkaraoke di Cafe Yuli di dusun Lintam, sampai di cafe sekitar pukul 23:35 WIB dan berkaraoke bersama, tak beberapa lama HRS (23) pergi keluar untuk menelpon Pacarnya sambil berdiri disamping Mobil Benget Manurung yang di parkir di sebelah cafe Yuli.
 
Lalu datang Benget Manurung menuduh HRS telah mengempesi ban mobilnya, dan terjadilah cek cok Antara 2 orang tersebut, Terdengar ada suara gaduh 9 orang teman HRS tersebut keluar mendatangi HRS dan Benget Manurung yang adu mulut, nampak kawan kawan HRS keluar, Benget langsung pergi meninggalkan cafe Yuli,  berselang beberapa waktu tibalah Rombongan teman teman Ujang Tato ke cafe Yuli.
 
Terjadilah perkelahian antara Ujang Tato serta Joni dengan kawanan HRS tersebut yang mengakibatkan meninggalnya Ujang Tato dan mengakibatkan beberapa orang menderita luka luka serius akibat pukulan benda tumpul, Papar paur Humas Polres Rohul.
 
Setelah Melakukan tindakan diduga pengroyokan ke sepuluh orang tersebut bersembunyi di rumah King Manihuruk, di jalan Durian. Ujung Batu, dan kemudian pada hari Kamis tanggal 13 April 2017 sekira pukul 05.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap 8 orang di duga pelaku Pengroyokan, sedangkan JS dan DS sudah meninggalkan rumah King Manihuruk sebelum dilakukan penangkapan.
 
Pihak Kepolisian Polres Rokan hulu (Rohul) telah mengamankan 8 Diduga tersangka pelaku pengroyokan yang terjadi di cafe Yuli, SP (33), HRS (23), PMSM (27), RS (28), PRS (28) semuanya Warga Jalan Jelutung, Kelurahan Ujung Batu, AS (26) Warga jalan Durian, Ujung Batu, FS (31) jalan Ngaso RK Harapan, Ujung Batu, dan DFP (31) Warga KM 5 Desa Ujung Batu Timur, ke delapan orang tersebut diamankan du Mapolres Rokan hulu guna penyelidikan lebih lanjut.(R-04)
 
 
 
Sumber: Riau One



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]