Loading...

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Mei, Naik ke Rp948 Ribu

Harga emas Antam menguat Rp1.000 ke level Rp948 ribu per gram pada Rabu (19/5) ini. (ANTARA FOTO/FAUZAN).

RIAUAIR- Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di level Rp948 ribu per gram. Posisi itu naik Rp1.000 dari perdagangan sebelumnya yang sebesar Rp947 ribu per gram.

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) juga naik Rp1.000 dari Rp857 ribu menjadi Rp858 ribu per gram hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp524 ribu, 2 gram Rp1,83 juta, 3 gram Rp2,72 juta, 5 gram Rp4,51 juta, 10 gram Rp8,97 juta, 25 gram Rp22,31 juta, dan 50 gram Rp44,54 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp89,01 juta, 250 gram Rp222,26 juta, 500 gram Rp444,32 juta, dan 1 kilogram Rp888,6 juta.

Loading...

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX turun 0,05 persen menjadi US$1.867 per troy ons. Sementara, harga emas di perdagangan spot melemah 0,09 persen ke level US$1.867,84 per troy ons pada pagi ini.

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan kenaikan harga emas dipicu oleh kenaikan inflasi AS mencapai 4,2 persen pada April lalu. Angka ini merupakan inflasi tertinggi lebih dari satu dekade terakhir jika dihitung secara tahunan dan inflasi tertinggi dalam empat dekade terakhir jika dihitung berdasarkan bulanan.

"Inflasi yang tinggi memicu investor untuk kembali ke aset safe haven utama. Secara historis emas memang memiliki kinerja yang baik ketika inflasi yang tinggi terjadi," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (19/5).

Ia menuturkan angka inflasi tersebut melampaui proyeksi bank sentral AS, The Fed. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa kebijakan moneter akan diperketat lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

"Produksi emas yang cenderung stabil dari waktu ke waktu dan sejarahnya yang panjang membuat emas cocok digunakan sebagai aset untuk lindung nilai (hedging). Meskipun tergolong aset tradisional, tetapi ketahanan emas terhadap inflasi sudah teruji lama," ujarnya.

Ia memperkirakan emas melaju di rentang US$1.850 hingga US$1.888 per troy ons pada perdagangan hari ini. (R02)
Sumber Berita : cnnindonesia.com



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]