Loading...

Cara Menghilangkan Ngorok saat Tidur

RIAUAIR- Dengkur atau suara ngorok sering kali mengganggu orang lain saat tidur. Tak hanya itu, ngorok juga dapat membahayakan kesehatan. Anda bisa melakukan sejumlah cara menghilangkan ngorok saat tidur.
Berikut cara menghilangkan ngorok saat tidur.

1. Memiringkan posisi badan
Cobalah tidur dalam kondisi posisi badan miring ke kiri atau ke kanan. Cara ini dapat mencegah ngorok. Jika seseorang mengorok, Anda juga bisa memiringkan badannya agar berhenti ngorok.

"Memiringkan badan dapat mencegah lidah jatuh ke belakang sehingga tidak mengorok," kata psikiater Dharmawan A Purnama beberapa waktu lalu kepada CNNIndonesia.com.

Loading...

2. Tidur tengkurap
Selain memiringkan posisi badan, tidur tengkurap juga dapat menghilangkan dan mencegah ngorok.

3. Tidak minum obat tidur
Dharmawan menjelaskan, sejumlah obat-obatan dapat memicu ngorok. Beberapa obat memiliki efek melemaskan otot sehingga membuat lidah jatuh ke belakang dan menyebabkan ngorok.

4. Tidak merokok
Merokok merupakan salah satu faktor risiko atau meningkatkan risiko seseorang mengalami sleep apnea yang menimbulkan ngorok.

5. Obesitas
Orang yang kelebihan berat badan juga berisiko lebih tinggi mengalami ngorok.

Sejumlah lemak di tenggorokan dapat mempersempit jalannya pernapasan dan menimbulkan ngorok.

Orang yang obesitas juga berisiko lebih tinggi mengalami sleep apnea sehingga mengorok saat tidur.

Oleh karena itu, cobalah untuk tidak merokok, menjaga berat badan ideal, tidak minum obat tidur, tidur miring, dan tengkurap untuk menghilangkan ngorok.

Jika ngorok tidak hilang saat tidur miring atau tengkurap, periksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

"Kalau sudah dimiringkan atau tengkurap ngorok tidak hilang periksakan ke dokter saraf atau neurolog. Ini dapat terjadi karena pengaruh sistem saraf pusat di otak," kata Dharmawan.

Periksakan pula ngorok yang terus terdengar setiap malam. Ngorok yang dibiarkan dikaitkan dengan penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan demensia. (R02)
Sumber Berita : cnnindonesia.com



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]