Loading...

Nasal Spray untuk Perlindungan Ekstra Saluran Pernapasan di Masa Pandemi

RIAUAIR- Nasal spray umumnya digunakan untuk membantu mengobati gejala alergi di hidung atau pilek. Namun, alat bantu kesehatan ini juga dapat memberikan perlindungan terhadap polusi, debu, dan bakteri. Inilah sebabnya nasal spray bisa menjadi perlindungan ekstra selama pandemi.
 
Polusi udara merupakan masalah umum di seluruh dunia, terutama di daerah perkotaan. Beragam zat beracun pada udara yang tercemar oleh polutan dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti gangguan pernapasan atau paru-paru, alergi, penyakit jantung, stroke, dan bahkan kanker dalam jangka panjang.
 
Tak hanya virus Corona, banyak dari kita yang melupakan bahwa polusi udara, kuman, dan bakteri penyebab penyakit pun sangat mudah menyebar melalui udara. Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan sangatlah penting dilakukan untuk memutus rantai penyebaran pandemi dan turut menjadi tindakan preventif dari penyakit lainnya.
 
Selain menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, Anda bisa menggunakan beberapa perlindungan tambahan. Salah satunya adalah dengan nasal spray.
 
Manfaat Penggunaan Semprotan Hidung/Nasal Spray
Semprotan hidung sebagai alat bantu kesehatan sudah cukup lama digunakan untuk mengobati pilek dan bersin-bersin yang merupakan gejala penyakit tertentu, seperti rhinitis alergi dan sinusitis. Jenis semprotan hidung yang berfungsi sebagai obat memiliki beragam kandungan, antara lain Oxymetazoline, Cromolyn, dan Phenylephrine.
 
Selain itu, semprotan hidung juga tersedia dalam beragam bentuk, mulai dari cair hingga bubuk. Beberapa penelitian menyatakan bahwa nasal spray dalam bentuk bubuk yang mengandung Hypercellulose Powder dapat menciptakan lapisan penghalang alami terhadap zat penyebab alergi (alergen) dan partikel buruk udara kotor.
 
Penelitian secara klinis juga menunjukkan bahwa nasal spray bubuk (powder)  dapat mengurangi gejala gangguan pernapasan yang disebabkan oleh polusi udara, seperti bersin dan hidung tersumbat.
 
Tak hanya memberikan perlindungan saat beraktivitas di luar rumah, nasal spray bubuk juga dapat melindungi Anda dari polusi udara di dalam ruangan yang dapat membahayakan kesehatan, seperti asap rokok, debu, pewangi, dan uap zat kimia dari produk pembersih rumah tangga.
 
Mekanisme Kerja dan Cara Penggunaan Nasal Spray di Masa Pandemi
Mekanisme kerja semprotan hidung ditentukan oleh kandungan zat aktif di dalamnya. Salah satu semprotan hidung yang umum ditemukan adalah yang mengandung Oxymetazoline. Obat ini bekerja dengan cara mempersempit pembuluh darah di saluran hidung, sehingga dapat meredakan pilek dan hidung tersumbat.
 
Selain kandungan obat, jenis dan bentuk kadungan bahan juga turut berpengaruh. Mekanisme semprotan hidung atau nasal spray berbentuk bubuk berbeda dengan yang berbentuk cair.
 
Saat disemprotkan ke hidung, nasal spray bubuk akan berubah menjadi gel yang melapisi permukaan dalam rongga hidung. Gel ini dapat melindungi saluran pernapasan dengan cara menghalangi masuknya alergen dan partikel buruk dari udara melalui hidung.
 
Efek perlindungan ini juga didapatkan dari kandungan Hypercellulose pada semprot hidung bubuk. Saat terpengaruh dengan kelembapan rongga hidung, zat tersebut berubah menjadi gel yang membentuk penghalang, dan mencegah zat penyebab alergi bersentuhan dengan permukaan rongga hidung.
 
Dibandingkan dengan nasal spray cair, penggunaan semprotan hidung atau nasal spray bentuk bubuk sangatlah praktis dan nyaman digunakan:
 
Pada posisi kepala normal, arahkan bagian atas botol nasal spray bubuk yang telah dibuka ke dalam lubang hidung.
Pencet badan botol secukupnya hingga terhirup aroma yang melegakan pernapasan seperti aroma Peppermint.
Keluarkan ujung semprotan dari lubang hidung dan bernapas dengan normal. Ulangi pada lubang hidung sebelahnya.
Nasal spray bubuk bisa disemprotkan 1–2 kali ke setiap lubang hidung.
Nasal spray bubuk umumnya bekerja dengan cepat dalam 2 menit dan dapat memberikan perlindungan pada hidung selama 6–8 jam. Sebagai salah satu bentuk perlindungan tubuh, nasal spray bubuk juga aman untuk digunakan hingga 2–3 kali sehari.
 
Nasal spray bubuk menggunakan bahan alami, seperti Hypercellulose Powder dan Peppermint, sehingga tergolong aman dan bisa digunakan oleh anak-anak berusia di atas 2 tahun, orang dewasa, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Meski begitu, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter sebelum menggunakan nasal spray pada anak-anak.
 
Penggunaan alat bantu kesehatan, seperti nasal spray bubuk, di masa pandemi ini dapat memberikan Anda perlindungan ekstra. Namun, gunakan sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasannya dan pastikan Anda memilih produk yang telah terdaftar di BPOM RI atau Kemenkes RI agar terjamin keamanannya, ya. (R04)
Sumber Berita : alodokter.com



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]