Loading...

Pemko Pekanbaru Sosialisasi Kebijakan Stimulus dan Relaksasi Pajak untuk Pelaku Usaha, Ini Kata Wali

RIAUAIR- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru  melaksanakan Sosialisasi Pajak Daerah, Kamis (16/9/2020).

Acara Sosialisasi Pajak Daerah ini dilaksanakan di Novotel Pekanbaru dengan dihadiri Walikota Pekanbaru Dr Firdaus ST,MT. 

Tampak hadir  pada kesempatan itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, P2Humas Kanwil DJP Riau Aspril Widodo, Senior Manager Niaga PLN Riau/Kepri Busron Labintang, Ketua BKMT Kota Pekanbaru Dra.Hj. Nurhasanah MA, jajaran pimpinan perbankan, juga perwakilan dari dunia usaha yang ada di Kota Pekanbaru. 

Loading...

Pelaksanaan Sosialisasi Pajak Daerah tahun 2020 ini dilaksanakan sedikit berbeda dibndingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana, tahun ini, seiring dengan kebijakan penerapan protokol kesehatan Covid-19, peserta yang hadir pun dibatasi. 

Dalam kesempatan membuka acara, Wali Kota Pekanbaru, DR Firdaus ST, MT  menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru tidak menafikan  saat ini seluruh masyarakat dihadapkan dengan kondisi ekonomi yang kian merosot. 

Pandemi Covid-19, dikatakan Wali Kota menyebabkan banyak aktivitas publik, pemerintahan juga termasuk pelaku usaha terkendala. 

Pemerintah Kota, sebut Firdaus, sangat memahami situasi tersebut. Karena itulah, di awal kebijakannya, semenjak pandemi Covid-19, Pemko Pekanbaru terus memberikan stimulus, keringanan bahkan kemudahan kepada para pelaku usaha untuk bisa bangkit. 

Wali Kota Pekanbaru DR Firdaus ST, MT memberi arahan saat membuka Sosialisasi Pajak Daerah di Hotel Novotel Pekanbaru, Kamis (15/9/2020)

Bangkitnya aktivitas usaha tersebut, disebutkan Wali Kota, akan berimplikasi pada bergeraknya perekonomian masyarakat yang juga akan membangun daerah, termasuk di dalamnya untuk membayarkan kewajiban pajak yang menjadi sumber untuk pembangunan di Kota Pekanbaru.

''Pemerintah Kota Pekanbaru, akan memberikan stimulus dalam pembayaran pajak ini hingga kondisi perekonomian kembali pulih,'' ungkap Wali Kota.

"Masyarakat dengan kategori berpenghasilan rendah,  pajaknya dibebaskan seratus persen. Begitu pula masyarakat berpenghasilan hampir menengah,  kita beri juga stimulus 50 persen. Setingkat di atas lagi kita beri stimulus 25 persen. Kelompok mampu atau bisnis juga diberikan stimulus 15-20 persen,"  ungkap Firdaus. 

Akan halnya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin. 

Zulhelmi yang biasa disapa Ami ini mengungkapkan salah satu stimulus yang diberikan kepada WP adalah dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 
Ada lima kelompok atau kategori WP yang mendapat stimulus pada objek PBB ini. 

Pertama WP dengan kategori berpenghasilan rendah yang memiliki lahan atau disebut buku I dengan nilai pajak Rp100 ribu kebawah. Ada 170 ribu warga Kota Pekanbaru yang ada pada kategori tersebut. 

"Pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah tersebut, maka PBB nya ditanggung oleh pemerintah atau kita beri stimulus 100 persen," jelasnya. 

Kedua, dikatakan Ami, kategori masyarakat pra menengah atau disebut buku II dengan nilai pajak Rp100 - 500 ribu diberi stimulus 50persen. 

Selanjutnya, kategori Ketiga masyarakat menengah atau disebut buku III dengan nilai pajak Rp500 - 2 juta diberi stimulus 25 persen. 

Adapun untuk buku IV dengan nilai pajak Rp2-5 juta, pemerintah melalaui Perwako  memberikan  stimulus sebesar 20 persen.

Sementara untuk  kategori pelaku bisnis  buku V dengan nilai pajak Rp5 juta ke atas pemerintah memberikan stimulus sebesar 15 persen. 

"Semua diberi stimulus sesuai dengan Perwako 104 yang mengatur stimulus khusus PBB ini," papar Ami. 

Tak hanya PBB, Pemko Pekanbaru juga mengambil kebijakan relaksasi pajak kepada pengelola hotel, restoran dengan melakukan pemutihan pajak, penghapusan denda tunda bayar hingga mengangsur pembayaran pajak. 

Masih dalam rangkaian Sosialisasi Pajak Daerah Kota Pekanbaru yang dilaksanakan Bapenda Pekanbaru, pada acara itu juga dilaksanakan penghimpunan dana wakaf kepada Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU). Dalam acara itu terkumpul dana sebsar Rp50 juta. 

Ikut hadir memberikan tausiah pada acara itu, penceramah kondang,  Ustad Abdul Somad.(R03)

 

 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]