Loading...

Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Pemko Pekanbaru Sosialisasi Kontak Tracking

Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus, ST.MT saat acara Sosialisasi Kontak Tracking.

RIAUAIR- Memanfaatkan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, Pemko Pekanbaru melakukan sosialisasi kontak tracking dalam pengawasan kasus Covid-19 di wilayahnya. 
 
Pemko Pekanbaru menggendeng pihak swasta dalam upaya mendukung validasi data dan keabsahan dokumen terkait dengan penanganan Covid-19.
 
Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan di Ballroom Hotel Premier Pekanbaru pada Rabu (5/8) yang juga dihadiri dan diikuti oleh jajaran pihak terkait dalam hal ini, Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Pekanbaru, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru juga pengelola rumah sakit, klinik dan pusat layanan kesehatan di wilayah Pekanbaru. 
 
Selain memudahkan fungsi pengawasan dan monitoring pergerakan kasus Covid, program yang dalam pelaksanaannya nantinya akan menggunakan aplikasi khusus itu diharapkan juga bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahan data, mis informasi maupun memperkecil kemungkinan terjadinya kecurangan dalam pengawasan Covid-19 di era pandemi Covid-19 ini. 
 
Wali Kota Pekanbaru, DR FIrdaus ST, MT yang hadir saat membuka pelaksanaan sosialisasi kontak tracking itu mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan dengan menghadirkan pemanfaatan teknologi IT dalam menunjang kemudahan tugas pengawasan ini. 
 
''Kita juga punya kerja besar bagaimana memutus mata rantai Covid-19. Kita juga memerlukan data yang bisa divalidasi secara akurat  terhadap kasus Covid baik dari masyarakat yang memabg berasal dari Pekanbaru atau yang masuk ke Pekanbaru maupun yang hendak keluar,'' ungkap Wali Kota. 
 
Dengan adanya data ini, sebut dia, diharapkan pemerintah bisa dengan lebih mudah melakukan pelacakan, atau tracking terhadap kasus yang sedang terjadi di satu titik dengan melibatkan sumber yang akurat.
 
Karena itulah, sebut Wali Kota, nantinya, data dari aplikasi yang akan dikelola oleh pihak ketiga ini, akan terintegrasi dan terkoneksi dengan rumah sakit, klinik, pusat layanan kesehatan masyarakat yang ada di wilayah Pekanbaru. 
 
Karena itulah, Wali Kota mengajak, seluruh pengelola fasilitas yang ada yang melaksanakan  rapid tes, baik itu klinik, Rumah Sakit, praktek mandiri, maupun laboratorium, agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
 
''Semua fasilitas kesehatan yang melakukan pemeriksaan rapid tes harus mendapat rekomendasi Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru,'' pinta dia. 
 
Dengan menerapkan aplikasi ini juga, sebut Wali Kota, Pemko juga ingin memastikan data terkait hasil pemeriksaan kesehatan masyarakat terkait Covid dapat terpantau secara riil time dan bisa dipertanggung jawabkan. 
 
Dengan adanya aplikasi ini nantinya, Wali Kota juga berharap bisa meminimalisir kemungkinan terjadi kecurangan dalam penggunaan dokumen kesehatan, karena seluruh data yang dikeluarkan rumah sakit maupun unit layanan kesehatan semua terpantau melalui aplikasi ini. 
 
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengingatkan kepada seluruh tenaga kesehatan, pngelola rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tetap mematuhi protokol dan standar pelayanan kesehatan yang aman dari ancaman Covid-19. 
 
''Petugas kesehatan adalah pertahanan terakhir kita. Karena itulah, memastikan keselamatan mereka dalam bertugas agar terhindar dari Covid-19 adalah sebuah keharusan yang perlu dilakukan. (R02/PKU)
 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]