Loading...

2020 Pemkab Kampar Fokus Perkampungan, Bupati: Saya Orang Kampung...

BANGKINANG (RIAUAIR.COM) - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, sudah membuatkan tekadnya untuk Tahun 2020 dan seterusnya akan fokus turun ke kampung kampung yang berada di Perdesaan yang ada di Kabupaten Kampar. Hal itu untuk mengetahui keluhkan masyarakat dan juga mengontrol program pemerintah.

"Saya ini orang kampung tentunya akan turun ke kampung kampung di Perdesaan di Kampar yang saya pimpin sekarang. Karena roda ekonomi itu berada di kampung kampung. Untuk itu masalah keluhan masyarakat Kampung, harus saya dengar," katanya.

Catur Sugeng mengatakan, kalau dirinya akan turun hanya dengan berapa orang saja nantinya, dalam menemani perjalanannya. 

Loading...

"Saya tak tidak akan ramai ramai. Cukup dengan berapa orang saat turun tersebut," ucapnya.

Ia menyebutkan, sejauh ini mungkin banyak masyarakat diperkampungan yang tidak kenal dengan Bupatinya sendiri. Karena itulah momen beharga tersebut menjadi ajang silaturahmi baginya dengan masyarakat untuk saling mengenali diri.

"Sehingga dengan kehadiran saya itu masyarakat tidak perlu ada persiapan. Bahkan lebih murni mendengar keluhan para masyarakat," tuturnya.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan dirinya akan tidur dirumah warga kampung yang disinggahinya ? Catur Sugeng, mengatakan itu bisa saja terjadi bahkan mungkin dirinya bisa tidur di Musholla dan Masjid. 

"Kalau datangnya malam tentunya tidur bisa di rumah warga. Namun kalau dari pagi berjalan, kemungkinan langsung pulang," sebutnya.

Catur juga menegaskan, kalau dirinya ingin membangun Kabupaten Kampar ini lebih baik lagi. Sehingga pembangunan bukan hanya terpusat ke Kota saja. Tetapi pembangunan yang merata dan dapat dinikmati masyarakat Kampar. 

"Sebab itu tekad kami berdua saat saya berpasangan almarhun H. Aziz Zaenal. Tentunya tekad dan amanah itu harus saya jalankan, dengan sebaik mungkin," katanya.

Meskipun masih ada banyak kekurangan dalam apa yang dirinya lakukan dalam 1 tahun menjadi Bupati Kampar.

"Hal itu saya sadari masih banyak program yang terserap dan dirasakan masyarakat. Maka dari itu saya wakafkan diri untuk memajukan Kampar mulai dari perkampungan yang tertinggal. Agar masyarakat mudah membawa hasil pertaniannya ke kota untuk di jual," bebernya. (CR2/Rls)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]