Loading...

Bupati Mursini Tanam Padi Perdana di Desa Tanjung Simandolak

TELUKKUANTAN (RIAUAIR.COM) - Pola padat karya tunai produk unggulan desa dan penanaman padi sawah IP 100 resmi dilaksanakan di Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai, Jumat (11/5/2018) sore kemaren.

Pola padat karya ini berasal dari dana desa dan kedepannya program ini akan dijadikan kegiatan Bumdes oleh Desa Tanjung Simandolak.

Dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Desa Tanjung Simandolak sudah melaksanakan dua program pemerintah sekaligus yaitu program pengembangan produk unggulan desa (prukades) dan program padat karya tunai desa.

Loading...

Pelaksanaan program padat karya tunai dengan cara melakukan penanaman padi perdana di Desa Tanjung Simandolak ini dihadiri dan dilakukan langsung oleh Bupati Kuansing Mursini.

Turut hadir bersama bupati Kepala Bappedalitbang , Maisir, Asisten II, Indra Suandi, kepala dinas/badan dan kabag di lingkungan Pemkab Kuansing. Kemudian juga hadir Camat Benai Yuhendra,  Upika Kecamatan Benai dan ratusan masyarakat Tanjung Simandolak.

Bupati Mursini ketika menyampaikan pengarahan mengatakan kehadiran dirinya di acara pola padat karya tunai produk unggulan desa dan penanaman padi sawah IP 100 ini bertujuan ingin memastikan dana desa yang disalurkan ke desa benar-benar dilaksanakan dengan baik oleh desa dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Kemudian lanjut bupati, terkait adanya kebijakan pemerintah melaksanakan program padat karya tunai di desa, apakah desa-desa di Kuansing ini sudah melaksanakannya atau tidak. "Pada kesempatan pertama ini saya meninjau ke desa Tanjung Simandolak ini," terang bupati.

Bupati Mursini juga mengatakan, program yang dilaksnakan Desa Tanjung Simandolak ini pada dasarnya telah melaksanakan dua kegiatan sekaligus. Pertama, Desa Tanjung Melaksanakan kegiatan program pengembangan produk unggulan desa (prukades) dan kedua desa melaksanakan program padat karya tunai di desa.

"Inilah sebenarnya yang saya harapkan dan kedepan seluruh desa di Kuansing sudah memiliki produk unggulan desa masing-masing dan akan lebih baik pelaksanaanya," terang bupati.

Selanjutnya bupati Mursini juga mengingatkan bahwa dana desa tersebut tidak hanya melaksanakan kegiatan fisik saja, namun juga ada kegiatan program peningkatan ekonomi masyarakat dan program yang mampu memberikan peluang kerja bagi masyarakat seperti halnya program padat karya tunai yang diharapkan akan memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat serta terbukanya peluang kerja di desa sehingga daya beli masyarakat menjadi meningkat.

Sementara itu Kades Desa Tanjung Simandolak, Robinson Saswe menyebutkan program unggulan dimiliki Desa Tanjung Simandolak cukup banyak yang telah dilaksanakan sejak tahun 2015 lalu.Pada tahun 2015 silam, Desa Tanjung Simandolak telah membangun jalan semenisasi sepanjanh 300 meter, pelayangan (kompang), dan dermaga.

Sementara di tahun 2016 telah  dilaksanakan program normalisasi persawahan seluas 13 ha. Kemudian membangun jalan lintas sawah sepanjang  480 m.Selanjutnya pada tahun 2017, telah pula dibangun irigasi sepanjang 500 m. 

"Alhamdulillah dinas pertanian telah membantu kami sumur artesis sehingga sangat membantu pengairan di sawah kami. Dari sebelumnya tidak bisa dijadikan sawah sekarang sudah menjadi," sebut Robinson.

Kegiatan lainnya juga telah dilaksanakan di desanya, lanjut Robinson, pengobatan mata gratis dengan dan memberikan  satu kaca mata per orang."Kendati demikian kami juga masih butuh tambahan bantuan sumur artesis satu unit lagi dari dinas pertanian agar bisa mengairi persawahan kami lebih baik lagi," pinta Robinson berharap. (R12/Mcr)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]