Loading...

SADIS...Mayat Wanita Ditemukan Diikat Pakai Batu di Gorong-gorong Tuanku Tambusai

Potongan kaki korban masih berada di gorong-gorong saat petugas kepolisian hendak mengevakuasi. Foto: Cakaplah.

PEKANBARU (RIAUAIR.COM)- Warga pengguna jalan di sekitar Jalan Tuanku Tambusai ujung, tidak jauh dari perbengkelan Leo Otomotif digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita di dalam gorong-gorong air, Selasa (1/5/2018) siang tadi.

Sosok mayat tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tidak utuh lagi. Bagian wajah dan tubuhnya sudah mulai hancur. Sementara sebelah kakinya juga terputus dan ditemukan di lokasi terpisah dari tubuh.

Diduga wanita ini menjadi korban tindak kekerasan dan dibunuh. Karena, saat ditemukan, tubuhnya dalam kondisi terikat menggunakan seutas tali rafia yang diikatkan dengan sebuah batu berukuran besar.

Loading...

Batu tersebut diduga sengaja diikatkan ke tubuh korban supaya tubuhnya tidak muncul ke permukaan. 

Hanya saja, pihak kepolisian belum berani memastikan motif dari pembunuhan tersebut. ''Kita masih melakukan identifikasi dan mengumpulkan informasi dan data-data terkait korban,'' ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto di lokasi kejadian.

''Namun, kuat dugaan, wanita tersebut sudah meninggal dunia sebelum dimasukkan ke gotong-gorong dan tubuhnya diikatkan menggunakan tali dan batu pemberat,'' imbuh Bimo.

Sebelah kaki dari mayat tersebut, ditambahkan dia ditemukan terpisah dari bagian tubuh lainnya. Namun, belum bisa dipastikan apakah korban menjadi korban tindak mutilasi atau disebabkan faktor lain. 

Kronologis Penemuan Mayat

Penemuan mayat perempuan  tersebut pertama sekali diketahui oleh  Iyal (32) ini bersama adiknya, Arif yang bekerja di sebuah mal di Pekanbaru. 

Pertama kali, Arif yang menemukan potongan kaki mayat tersebut. ''Awalnya katanya hanya mencium bau bangkai sangat menyengat. Diduga bangkai biawak. Namun, tiba-tiba arif teriak, karena menemukan potongan tubuh tergeletak di antara semak belukar,'' sebut Iyal sebagaimana disebutkan Kasat Reskrim Bimo Ariyanto.

Karena teriakan itu, akhirnya Iyal mendatangi Arif yang posisinya terpisah beberapa meter. Ternyata, arif menemukan potongan tubuh yang kemudian disusul dengan penemuan potongan tubuh lainnya di dalam gorong-gorong berair.

''Saat ditemukan, potongan tubuh tersebut sudah membusuk dan hancur. Karena itulah, saksi melaporkan kepada warga lainnya yang kemudian melaporkan penemuan mayat itu kepada aparat kepolisian,'' sebut Bimo.

Saat ini, mayat korban sudah dibawa ke RS Bhayangkari untuk dilakukan pemeriksaan terkait motif dari terbunuhnya korban dan memastikan identitasnya. (CR5)


 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]