Loading...

Akses Jalan Putus, Enam Kecamatan di Inhu Terendam Banjir

RENGAT (RIAUAIR.COM) - Empat unit SD di kabupaten Indragiri Hulu ikut terendam akibat luapan air dari hujan lebat yang terus menerus turun di Inhu. SD 003 Beligan dan SDN 001 Pangkalan Kasai kecamatan Seberida. Siswa pada sekolah tersebut sempat diminta hanya belajar dirumah saja. 

"Siswa disaat banjir kita minta untuk belajar di rumah saja, untuk menghindari hal-hal yang membahayakan bagi siswa, minimal terhadap penyakit yang bisa diderita dari efek banjir," tegas Kepala dinas pendidikan dan Kebudayaan Inhu, Ujang Sudrajat. 

Selain dua SD tersebut, menurut Ujang ada juga SD lain seperti di Peranap dan Rakit Kulim. Namun informasi terkahir air sudah mulai surut dan siswa sudah diminta kembali untuk masuk sekolah. 

Loading...

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhu, Indra T menjabarkan data bencana banjir kabupaten Inhu tahun 2018 pertanggal 11 April 2018 berada pada 6 kecamatan yakni Peranap, Batang Peranap, Kelayang, Rakit Kulim, Seberida dan Batang Cenaku. 

Untuk Kecamatan Batang Peranap desa pematang10 rumah terendam, Desa pematang Benteng  35 rumah. Kecamatan Peranap, Desa Setako Raya 259 rumah, Desa Pauh Ranap 59 rumah. Kecamatan Kelayang Desa Pulau Sengkilo 10 rumah. 

Untuk akses jalan yang terputus penghub antar desa koto medan Sengkilo, Dusun Tua Pelang Teluk Sejua ke Desa Pasir Beringin. Selanjutnya Kecamatan Batang Cenaku Desa Anak Talang,  Kepayang Sari, Kilan 50 rumah. Jembatan Desa Anak Talang mengalami kerusakan karena banjir, terputus akses jalan raya Kilan. 

Kecamatan Seberida, Desa Bandar Padang 350 rumah terendam. TK, SD 003 Beligan juga ikut terendam. Kelurahan Pangkalan Kasai, Dusun aur kuning 53 kk, Simpang tiga 31 rrumah. Ternasuk SDN 001 Seberida. Begitu juga Kecamatan Rakit kulim diantaranya akses jalan desa Kuantan Tenang dan jalan penghubung Batu Sawar dengan Desa Petonggan.

Dikatakan Indra, untuk saat ini BPBD sudah menyalurkan berbagai bantuan ke korban banjir dan untuk sementara oerahu karet masih tetap berada di beberapa titik banjir untuk membantu evakuasi warga jika memang harus dilakukan, karena hujan masih terus terjadi, meskipun sudah ada tanda tanda surut. (R18/Mcr)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]