Loading...

527 Kepala Keluarga di Rohul Bakal Terima Bantuan Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Ilustrasi rumah warga berpenghasilan rendah.

PASIRPANGARAIAN (RIAUAIR.COM)- Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan mendapatkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2018 ini.

BSPS tersebut nantinya akan diberikan kepada 527 Kepala Keluarga (KK).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Rohul, Zulkarnaen melalui Kabid Perumahan, Tety Herawaty.

Loading...

Ia menambahkan, masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan program BSPS adalah yang penghasilan di bawah Rp1 juta per bulan.

"Syarat dan ketentuannya, merupakan usulan dari desa yang disampaikan ke DPKP Rohul, kemudian nantinya diusulkan ke Satker Penyediaan Perumahaan Provinsi Riau langsung dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," katanya seperti dilansir dari tribunpekanbaru, Ahad(8/4/2018).

Tety mengatakan, kabupaten Rohul dari tahun 2016 hingga 2018 selalu mendapatkan bantuan program BSPS.

Pada 2017, Rohul dapat bantuan untuk 200 KK, yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Lebih lanjut dijelaskanya, di 2018 ini ke 527 unit bantuan diberikan kepada 527 KK .

Besar bantuan diberikan Rp15 juta per KK.

Nantinya bantuan diberikan langsung melalui rekening toko bangunan besar di desa penerima bantuan yang sudah diseleksi oleh tim BSPS.

Ia menjelaskan, nantinya toko bangunan tersebut lah yang mengeluarkan bahan bangunan sesuai kebutuhan calon penerima BSPS. Nilai bahan bangunannya Rp15 juta.

"Bantuan berupa alat bangunan saja, itu diambil dari toko bangunan yang ditunjuk. Sementara untuk upah tukang tidak ditanggung karena dengan sistim swdaya upahnya," jelasnya.

Saat ditanya apakah nantinya calon penerima bantuan Program BSPS apalah layak atau tidak, Tety mengaku, nantinya ada fasilitator yang langsung mengecek layak atau tidaknya penerima bantuan BSPS tersebut.

Ia menambahkan, program yang akan dikucurkan tahun ini masih tahap perekrutan fasilitator sekitar 9 hingga 10 fasilitator.

Sedangkan 527 KK calon penerima Program BSPS, tersebar di 19 desa di beberapa kecamatan.

Diterangkanya, BSPS ini merupakan program dari tambahan padat karya, juga terkait 10 desa di Rohul yang masuk Stanting.

Nantinya program digodok bersama, baik itu terkait untuk perbaikan sanitasi berupa WC dan air bersih, yang dilakukan melalui Satker Sanitasi Provinsi Riau.

"Artinya, program ini benar benar dilaksanakan untuk masyarakat," pungkasnya. (R01/tpc)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]