Loading...

Enam Kali Beraksi Sebagai Joki Jambret, Pemuda Dumai Terkapar Diterjang Peluru

Tersangka pelaku jambret yang diamankan aparat kepolisian di Dumai.

DUMAI (RIAUAIR.COM)- Usai sudah aksi kejahatan yang dilakukan JS  warga Dumai.

Polisi berhasil membekuk dan menghadiahinya sebuah timah panas yang membuatnya langsung tersungkur, Rabu (7/3/2018) kemarin.

Pria 22 tahun ini terpaksa dihadiahi peluru panas aparat kepolisian  karena berusaha lari saat pengepungan oleh aparat. 

Loading...

Dia pun tertangkap di Jalan Cendrawasih, Kota Dumai.

JS diduga kuat terlibat serangkaian aksi jambret di Kota Dumai.

Satuan Reskrim Polres Dumai berhasil menangkap satu dari dua pelaku kompoltan spesialis pencurian dengan kekerasan atau Curas di Kota Dumai.

Pelaku berinisial JS (22) warga Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai ini berperan sebagai Joki atau pengendara sepeda motor saat beraksi menjambret para korbannya.

Kapolres Dumai AKBP P Nainggolan melalui Kasat Reskrim AKP Awalludin Syam pada Jumat (9/3/2018) di Halaman Mapolres Dumai menjelaskan kronologi penangkapan yang bermula saat pihaknya mendapat informasi dari seorang penadah.

Akhirnya pelaku berhasil diamankan di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota pada Rabu (7/3/2018) kemarin.

Dari pengakuan JS bahwa ia bersama satu orang tersangka yang masih Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial PS yang berperan sebagai eksekutor, telah melakukan aksi jambret nya tersebut sebanyak enam kali di Kota Dumai. Tidak ada lokasi khusus yang menjadi tempat mereka beraksi, hanya saja mereka melakukannya secara acak dan melihat kesempatan.

“Komplotan ini mentargetkan wanita yang menggunakan tas saat sedang berkendara, saat target sedang lengah dan dengan melihat kesempatan tersebut lah pelaku melancarkan aksinya,” jelas Awalludin seperti dilaporkan trajunews.

Dari tangan tersangka Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit Handphone dan satu unit sepeda Motor Merk Suzuki Sonic.

“Tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” imbuhnya.

Catatan Polres Dumai, pelaku menyebar di titik berbeda.

Seperti Jalan Janur Kuning, Jalan Tegalega, Jalan Klakap Tujuh, Jalan Hasanuddin dan Kawasan Purnama.

Mereka beraksi dengan sepeda motor Suzuki Sonic bernomor polisi BM 3675 HJ.

Kasatreskrim Polres Dumai, AKP Awaluddin Syam menyebut bahwa aksi pelaku terungkap dari penadah ponsel.

Penelusuran polisi ponsel itu hasil jambret JS dan komplotannya.

"Jadi kita langsung jemput tersangka. Sebab keterangan penadah mengarah ke JS" ujar Awaluddin, Jum'at (9/3/2018). (R13)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]