Loading...

Polisi Tangkap Dua Pemuda Terduga Pembunuh Anggi Syahputri, Siswi SMAN 11 Medan, Ini Orangnya...

Dua pelaku pembunuhan terhadap Anggi Syahputri, Agung dan Herianto.

MEDAN (RIAUAIR.COM)- Misteri pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung (17), siswi kelas XI SMA Negeri 11 Medan, yang ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya di Jalan Bustamam/Satria, Gang Buntu, Desa Bandar Khalipa, Kecamatan Percut Sei Tuan terungkap.

Pelakunya dua orang, yakni Agung Prasetiyo alias Agung (28), warga Pasar 10 Tembung, Gang Ikhlas, No 7, Desa Bandar Khalipa, Kecamatan Percut Sei Tuan. 

Agung adalah pelaku utama dari pembunuhan Anggi Syahputri Tanjung. 

Loading...

Selain Agung, polisi juga menangkap Herianto alias Anto (30) warga  Pasar 10 Tembung, Gang Sidodadi, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan. 

Anto ditangkap berdasarkan pengakuan Agung, karena turut serta membantu dalam penjualan barang hasil curian.

Awal mula pengungkapan kasus ini adalah ketika Polisi berhasil melacak keberadaan pelaku saat hendak menjual notebook hasil jarahannya, di kawasan Pasar 10 Tembung, Gang Amalia.

“Jadi, usai membunuh korban, pelaku mengambil uang Rp4 juta, handphone merk Samsung J2 milik korban, perhiasan, notebook merk Accer serta 2 buah BPKB kreta dari rumah korban. Dan barang curian itu yang menjualkan si tersangka, Anto,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda di dampingi Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahaean.

Agung sendiri dilaporkan tertangkap pada Sabtu tengah malam sekitar pukul 23.30 WIB. 
 
Polisi mulai menelusuri jejak pelaku dari laporan pihak keluarga yang mengaku kehilangan beberapa barang berharga milik korban. 

Menurut keterangan ayah kandung Anggi, Darmansyah Tanjung alias Ucok Tambel, setelah anaknya tewas, sejumlah barang di dalam rumah turut raib seperti hape merk Samsung, STNK, notebook dan uang Rp2 juta. 

Darmansyah mengatakan, seorang sakti sempat melihat hape yang sangat mirip dengan yang biasa digunakan Anggi dipakai oleh terduga pelaku. 

“Ada yang lihat dek, bukan hape dan STNK aja yang hilang. Tapi notebook dan uang Rp2 juta tabungan dia (Anggi) juga hilang. Istri ku pertama kali yang lihat, aku belum pulang,” sebut pegawai PNS Dinas Pertamanan Kota Medan ini, Sabtu (20/1/2018) sekira jam 20.00 Wib.

 Menurut dia, sebelum hilang, notebook dan uang Rp2 juta itu tersimpan dalam lemari di kamar Anggi. Hal itu diketahui setelah pihak keluarga membersihkan ruangan kamar korban yang tampak berantakan dengan kondisi lemari terbuka.(R02/m24) 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]