Loading...

BIADAP.. Dicekoki Sabu, Gadis Belia 14 Tahun Digilir Empat Pemuda Sampai Pingsan-pingsan...

Dua pelaku yang berhasil diamankan aparat kepolisian.

RENGAT (RIAUAIR.COM)- Empat pria ini bukanlah teman. Mereka adalah makhluk ganas dan keji. 

Mereka memperkosa sahabatnya sendiri, gadis muda berinisial RT (14) secara bergiliran setelah mencekokinya dengan narkotika jenis sabu.

Tak cukup sampai disana, mereka juga membuang RT di sebuah tempat dalam kondisi lemah tidak berdaya dibawah pengaruh sabu-sabu dan lemah tak berdaya setelah digauli oleh para pemuda bejat yang tain sahabat-sahabatnya. 

Loading...

RT sendiri baru diketemukan warga di daerah Redang, Kecamatan Rengat Barat dengan kondisi lemah keesokan harinya sekitar pukul 06.30 WIB. Akhirnya, warga pun membawa dan menyerahkan gadis belia itu kepada keluarganya.

Peristiwa pemerkosaan sendiri dilaporkan terjadi pada Sabtu (6/1/2018) pekan lalu. 

Tak terima dengan perlakuan keji yang dilakukan para pelaku, orang tua dan keluarga korban akhirnya melaporkan perbuatan biadap empat orang pemuda itu kepada aparat kepolisian di Polsek Rengat Barat. 

Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari S.Ik,MH melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol B Suryadi didampingi oleh Panit I Satreskrim Polsek Rengat Barat, Ipda Didik Susanto Putro SH membenarkan peristiwa bejat ini.

Dari keterangan RT, disebutkan, peristiwa tersebut bermula pada Jumat (5/1/2018) lalu, sekitar pukul 19.00 WIB, dia dijemput seorang temannya berinisial M untuk keliling Kota Rengat. 

Namun setibanya di sebuah taman di Rengat Barat, RT ditawari oleh M benda untuk dihisap. 

Korban awalnya sempat menolak, karena tidak tahu apa yang diberikan. Namun, dengan segala bujuk ratu, akhirnya RT menghisap zat dimaksud yang kemudian diketahui adalah sejenis sabu-sabu. 

''Dia dibujuk oleh pelaku M untuk menghisap sabu-sabu. Dalam kondisi setengah teler, RT disetubuhi oleh M.

Karena kondisinya belum sadarkan diri, akhirnya M membawa RT ke sebuah kios ayam milik rekannya Ri di Jalan lintas Timur Pematang Reba. 

Dari sana, M meninggalkan RT masih dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ternyata, dari sanalah perbuatan keji dari para pemuda itu berlanjut. RT dijadikan perempuan layaknya piala bergilir oleh para pelaku yang kemudian diketahui berjumlah empat orang. 

Saat pertama sekali ditinggalkan M, tak lama berselang, RI datang dan menggaulinya. Saat itu, RT diketahui masih belum sadar diri. Dia ditinggal begitu saja setelah Ri merasa puas dengan permainannya. 

Tak lama setelah Ri, datang lagi pemuda lain berinisial Hr alias Tgr, masih warga Redang, Rengat Barat. 

Melihat RT yang masih terbaring lemah tak berdaya, Hr alias Tgr pun lantas meniduri RT hingga akhirnya gadis belia ini benar-benar pingsan dan tak sadarkan diri. 

Rupanya, perbuatan Hr bukanlah akhir dari 'neraka' yang dialami RT, dalam kondisi nyaris tak sadar, datang pemuda lainnya berinisial H ke kios ayam milik Ri. 

Bukannya berinisiatif membantu RT yang sudah benar-benar tidak berdaya dan setengah mati, H pun akhirnya ikut melampiaskan nafsu birahinya dengan ikut menggagahi RT. 

Dalam kondisi tidak sadarkan diri, para pelaku pun kemudian membawa RT ke sebuah tempat dan membuangnya begitu saja masih di sekitar wilayah Redang. 

Di tempat itu RT berjuang antara hidup dan mati mengingat kondisi tubuhnya yang sudah demikian lemah dan tidak berdaya. 

Syukurnya, pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah warga yang melihatnya tidak berdaya mengenali dan mengantarkan gadis belia itu kepada pihak keluarga.

Dari laporan keluarga itulah, sebut  Ipda Didik Susanto Putro SH, pihak kepolisian langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku. 

Ri, dan Hr alias Tgr ditangkap pada hari itu juga di dua lokasi berbeda. Tidak ada perlawanan dari keduanya saat dibekuk aparat. Keduanya juga mengakui kebejatan berbuatannya dan langsung diamankan. 

Sementara dua terduga pelaku lainnya, M dan H masih dalam pencarian aparat kepolisian.(R04/CR3) 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]