Loading...

WAH...JOMPLANG, Maju Pilgubri, Kekayaan Andi Rachman Rp149 Miliar, Syamsuar Rp8,8 Miliar

Ilustrasi Pilgubri 2018.

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menyelesaikan rekapitulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon kepala daerah yang mengikuti Pilkada Serentak 2018. 

Terkait data LHPKN delapan bakal pasangan calon (bapaslon) di Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri), Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Senin (15/1/2018), mengaku belum semua selesai dihitung. 

Dia mengatakan, data LHKPN sebagai syarat pencalonan kepala daerah ini pun tidak disampaikan secara detail ke publik. 

Loading...

KPK  hanya akan mengumumkan jumlah total harta masing-masing paslon.

“Ini khusus untuk pendaftaran, karena dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Pilkada. Informasi ini kami sampaikan ke KPU. Tapi besarannya saja, tidak secara detail,” ucap Priharsa.

Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan KPK, dari delapan bapaslon cagub-cawagub yang selesai direkap baru tiga calon. 

Yang terkaya sementara adalah petahana Arsyadjuliandi Rachman.

Dalam laporan yang dibuat 2 Januari 2018 itu, kekayaan Gubernur Riau  Arsyadjuliandi Rachman yang bakal maju untuk periode kedua ini tercatat Rp149.470.468.326. Kemudian wakilnya yang juga Bupati Rokan Hilir Suyatno memiliki kekayaan sebesar Rp4.749.527.099, serta balon gubernur Syamsuar dengan total harta mencapai Rp8.870.200.561.

Terpisah, Komisioner KPU Riau Ilham Muhammad Yasir yang ditanya terkait LHKPN mengakui, sampai kemarin masih ada balon yang belum menyerahkan. 

Sesuai jadwal, pihaknya baru akan mengumumkan kekurangan syarat calon pada masa perbaikan yang jatuh tempo pada 17-18 Januari mendatang.

Para kontestan pilgubri akan diwajibkan untuk memenuhi seluruh syarat mutlak yang telah diatur ke dalam undang-undang. 

Karena nantinya akan ada konsekuensi bagi para kontestan jika tidak melengkapi syarat tersebut. 

‘’Salah satu syarat yang harus dipenuhi itu, menyerahkan LHKPN,’’ ujarnya.

Sementara itu untuk Pemilihan Bupati Indragiri Hilir, KPK sudah mengunggah LHKPN mereka. 

Petahana HM Wardan melaporkan hartanya pada 4 Januari 2018 dengan total kekayaan Rp3.664.426.374. Sementara pasangannya Syamsuddin Uti melaporkan pada 8 Januari 2018 dengan total kekayaan Rp12.033.484.790. 

Angka itu membuat Syamsuddin Uti jadi balon terkaya. Sementara pasangan M Ramli-Ali Azhar melaporkan LHKPN mereka pada 12 Januari 2018. M Ramli dengan total kekayaan Rp3.633.972.989, sementara Ali Azhar Rp1.290.440.148.

Sementara Rosman Malomo melaporkan pada 29 Desember 2017 dengan total kekayaan Rp3.904.833.478. Sedangkan pasangannya Musmulyadi melaporkan pada 8 Januari lalu dengan total kekayaan Rp3.904.833.478.(R02)


Sumber berita: Riau Pos



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]