Loading...

Turun Drastis, Suhu Udara di Pekanbaru Tembus 21 Derajat Celcius, Ini Penyebabnya...

Ilustrasi temparatur udara.

PEKANBARU (RIAUAIR.COM)- Sudah dua hari belakangan cuaca di Kota Pekanbaru cenderung dingin atau sejuk. 

Kondisi ini tidak seperti lazim terjadi di Kota Pekanbaru yang dikenal dengan temparatur panas.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru merilis, suhu udara Pekanbaru pada Jumat (12/1/2018) lalu di pagi hari mencapai 21 derajat Celcius. 

Loading...

Suhu udara tersebut turun drastis dari lazimnya. Biasanya suhu udara minimum di Kota Pekanbaru berkisar 27-28 derajat Celcius.

Kepala Seksi Data  BMKG Pekanbaru Slamet Riyadi mengatakan, cuaca dingin ini diperkirakan akan terjadi hingga dua hari ke depan. Ia mengatakan, ini merupakan fenomena alam yang bisa dijelaskan secara ilmiah. 

“Kondisi angin wilayah Riau dalam dua hari belakangan adalah terjadi belokan angin dikarenakan adanya tekanan rendah di perairan Kepri,” katanya kepada Riau Pos,  Jumat (12/1/2018).

Dijelaskan Slamet, peristiwa alam memicu pertumbuhan awan hujan yang cukup bagus. ‘’Namun, karena angin permukaan hingga 5.000 feet cukup kencang, maka pembentukan awan rendah sulit. Sedangkan pembentukan awan menengah 2.500 feet dan awan tinggi 9.000 feet cukup bagus atau tebal,’’ ulas Slamet.

Hal ini menyebabkan sinar matahari tidak maksimal masuk ke Kota Pekanbaru sehingga cuaca menjadi dingin atau sejuk, Selamet menambahkan, peristiwa itulah yang membuat bedampak  ditimbulkan radiasi matahari tidak maksimal masuk, sehingga udara di Pekanbaru menjadi dingin atau sejuk.

“Tidak lama cuaca dingin seperti ini. Ke depan agak mulai panas lagi.  Intinya cenderung kembali ke pola normal. Tapi tidak sedingin hari ini (kemarin, red). Cuaca dua hari ke depan masih mendung,” katanya sambil menambahkan, biasanya suhu udara normal di Pekanbaru paling rendah di angka 27 derajat Celcius hingga 28 derajat Celcius.(R06)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]