Loading...

Hasil Pemeriksaan Tes Kesehatan Disampaikan Senin ke KPU

Bapaslon Bupati dan wakil bupati Inhil foto bersama jelang pemeriksaan kesehatan.

PEKANBARU (RIAUAIR.COM)- Tim dokter dan pemeriksa kesehatan bakal calon gubernur dan wakil guberur Riau juga bupati dan wakil bupati Inhil akan menyerahkan seluruh hasil laporan tentang pemeriksaan kesehatan bakal calon pada Senin (15/1/2018) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Dokter dan Kesehatan yang ditunjuk oleh KPU Riau, Syukri Delam kepada wartawan, Sabtu (13/1/2018)

"Insya Allah kami laporkan Senin depan karena pemeriksaan sudah tuntas pada hari ini," kata Ketua Tim Dokter Tes Kesehatan Bakal Calon Peserta Pilkada Riau 2018 Syukri Delam di Pekanbaru.

Loading...

Pemeriksaan, disebutkan dia berlangsung sesuai dengan skema yang sudah ditetapkan, yakni untuk psikologis dan psikiatrik juga pemeriksaan kesehatan fisik dan bebas narkoba.

Pasca melakukan pemeriksaan pada 12-13 Januari 2018 lalu, pihaknya yang terdiri dari beberapa perwakilan instirusi, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), Himpunan Psikologi Indonesia (HIPSI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan melakukan rapat pleno.

 "Habis pemeriksaan Sabtu, maka Minggu besok akan dilakukan rapat pleno di internal bidang masing-masing," katanya.

Hasil rapat di masing-masing internal akan dibawakan ke tim untuk dirapatkan kembali.

"Dalam rapat paripurna bersama gabungan, nanti baru diputuskan memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat," imbuhnya.

Hasilnya akan dilaporkan dalam bentuk tertulis ke KPU Riau.

Layak atau tidak layak bukan asal diputuskan, melainkan sesuai dengan aturan KPU. "Sehingga independensinya terjamin tidak boleh padang bulu, semua harus mendapat perlakuan yang sama," ujarnyaa.

Sementara itu Komisioner KPU Riau Abdul Hamid menyatakan hasil pemeriksaan itu paling lambat harus diterima pihaknya pada 16 Januari.

Menurut dia laporan kesehatan yang disampaikan tim medis kali ini berbeda dari sebelumnya dimana hasilnya sudah final dalam bentuk memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat.

"Kalau tidak memenuhi syarat  karena ini merupakan syarat pencalonan,  maka ini bisa diganti sesuai tahapan tenggat waktu yang diberikan KPU, " tambahnya.(R06)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]