Loading...

Ini Foto-foto Pria 62 Tahun Tewas Dianiaya Istri dan Anaknya di Depan Selingkuhan...

Foto-foto korban saat ditemukan aparat kepolisian dengan kondisi terikat kaki dan tangan di depan seorsng wanita berinisial B.

PEKANBARU (RIAUAIR.COM)- Aparat kepolisian Resta Pekanbaru terus melakukan pendalaman terkait kasus tewasnya AM (62), di Kubang Raya, Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Dari hasil penyelidikan sementara aparat kepolisian, total ada 6 orang yang diduga turut terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap Amrin (62).

Hal ini dijelaskan oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto saat meninjau kondisi jenazah korban Amrin di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Sabtu siang.

Loading...

"Setelah dipelajari dan dilakukan penyelidikikan ternyata ada 6 orang. Diantaranya istri kedua korban bersama anak dan rekannya, menemukan korban bersama wanita lain. Kemudian melakukan pemukulan," kata Kapolresta.

Dirinya melanjutkan, sebelum dianiaya, korban terlebih dahulu diikat tangannya dengan tali plastik. Termasuk si wanita yang sedang bersama korban, B (29) diduga selingkuhannya.

Artinya, Amrin sendiri dianiaya di depan B yang digadang-gadang merupakan wanita selingkuhannya itu.

"Si B ada di dalam dan menyaksikan, dua-duanya (B dan Amrin) tidak berpakaian," ucapnya.

Peristiwa sendiri terjadi pada Sabtu (13/1/2018), sekitar pukul 00.55 WIB. Awalnya ada laporan dari masyarakat terkait dugaan perselingkuhan.

Disambung Susanto, petugas yang cepat bertindak lalu bergerak ke lokasi. Ternyata sesampainya di sana, korban sudah dalam keadaan terikat dan dingin.

Ia pun segera dibawa ke RS Bhayangkara. Namun sesampainya di sana, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Soal peristiwa ini dibeberkan Kapolresta, pihaknya sudah mengambil sejumlah langkah penanganan.

"Langkah utama, tentu meminta pihak rumah sakit untuk menentukan penyebab kematian korban. Selanjutnya mengamankan TKP, dan melakukan pemeriksaan mendalaman tehadap 6 orang yang diduga melakukan penganiayaan bersama-sama," tutur Susanto.

Susanto menambahkan, pemeriksaan dan pemberkasan kasus ini ditarik penanganannya ke Polresta Pekanbaru setelah sebelumnya ditangani Polsek Tampan.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Amrin (62) tewas meregang nyawa usai diduga dianiaya.

Terduga pelakunya diketahui merupakan istri kedua korban, yakni SP (44) dan lima orang lelaki lainnya. Di mana salah satunya adalah anak tiri korban.

Peristiwa ini sendiri terjadi pada Sabtu (13/1/2018) tengah malam tadi.

Tepatnya di sebuah bengkel di Jalan Kubang Raya, Gang Sosial, Kecamatan Tampan, Pekanbaru tempat korban bekerja sehari-hari.

Ketika itu, SP dan 5 orang lainnya menggerebek korban sedang bersama diduga wanita selingkuhannya. Korban lalu diikat dengan tali plastik dan dianiaya.(R02)


Sumber Berita: Tribun pekanbaru



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]