Loading...

Desanya Direndam Banjir, Sejumlah Sekolah di Pelalawan Diliburkan

Kondisi banjir di Langgam.

LANGGAM (RIAUAIR.COM)- Hujan yang terus mengguyur Kecamatan Langgam, menyebabkan sejumlah desa dan kelurahan kembali dilanda banjir. Tidak hanya merendam pemukiman warga, namun banjir juga telah merendam badan jalan dan sekolah, sehingga mengganggu aktivitas warga. 

Bahkan, dampak lain dari banjir tersebut, juga telah menyebabkan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) diliburkan.

“Kondisi banjir di Dusun Muara Sako, Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam meluas. Tidak hanya merendam badan jalan serta menyebabkan 50 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, namun luapan air Sungai Kampar ini juga telah merendam fasilitas umum yakni bangunan SDN 004. Atas kondisi itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan telah meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) sejak Senin (8/1) lalu. Saat ini, ketinggian air yang menggenangi Dusun Muara Sako antara 50-70 sentimeter. Tentunya banjir ini telah mengganggu aktivitas warga, karena akses darat yang telah digenangi air, hanya bisa ditempuh dengan menggunakan alat transportasi air yakni pompong atau sampan,” terang Camat Langgam Edwardo SSos, Rabu (10/1/2018) via selulernya.

Tidak hanya di Dusun Muara Sako Kecamatan Langgam, banjir juga telah merendam akses badan jalan di Desa Rantau Baru, Desa Kuala Terusan dan Desa Tanjung Putus, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Di mana kondisi ketinggian air di tiga desa ini bervariasi mulai dari 30-50 sentimeter. 

Kepala Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci M Sahir seperti dilaporkan riaupos mengatakan, sejauh ini aktivitas pendidikan di SDN 001 belum diliburkan, namun setidaknya akibat banjir ini telah menyebabkan 145 kepala keluarga (KK) terdampak banjiir. Banjir ini telah menyebabkan aktivitas warga terganggu. 

‘’Kami masih terus melakukan pemantauan debit air di Sungai Kampar dan siaga banjir, karena curah hujan masih tinggi karena dikhawatirkan banjir akan kembali meluas. Kami berharap agar intensitas curah hujan ini dapat segera menurun, sehingga banjir ini surat dan tidak mengganggu aktivitas warga,” paparnya.

Di tempah terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan Drs H Syafruddin Syafar MSi membenarkan, KBM di SDN 004 Dusun Muara Sako, Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam telah diliburkan sejak Senin (8/1) lalu akibat meluapnya air di daerah tersebut.

“Sejauh ini, hanya satu sekolah kita liburkan. Aktivitas sekolah ini akan kembali berjalan setelah kondisi air surut,’’ katanya.

Pihaknya juga mengimbau kepala sekolah agar terus memberi informasi. Jika sekolahnya terdampak banjir, diharapkan tidak memaksakan murid untuk belajar ke sekolah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(R04)


 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]