Loading...

Ngebut, Lepas Kendali, Honda City Terguling di KM 32 Lintas Timur, Karyawan BRI Tewas 

Mobil korban lakalantas di KM 32 Sikijang. Pengemudinya tewas. Foto: tribun Pekanbaru

PANGKALANKERINCI (RIAUAIR.COM)- Diduga lepas kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi, satu unit mobil Honda City bernomor polisi BM 1729 TI terguling dan terseret sejauh beberapa meter di Kilometer 32 Jalan Lintas Timur Sumatera Sikijang, Pelalawan.

Pengendara mobil, Bayu Arief Praja DN (28) dilaporkan meninggal dalam kecelakaan tunggal itu. 

Dia sempat dilarikan ke  Klinik dr. Andam Dewi. Namun, jiwanya tak tertolong. Dia menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan.

Loading...

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, disebutkan, Lakalantas terjadi sekira Pukul 06:30 WIB. 

Saat itu, kendaraan yang dikemudikan Bayu Arif melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pekanbaru menuju Pangkalan kerinci.

Tiba-tiba, mobil Honda berwarna hitam tersebut lepas kendali dan langsung terguling di aspal lantas berhenti setelah menghantam sebuah tiang listrik di Kilometer 32, Sikijang. 

Bayu Arif yang sehari-hari diketahui bekerja sebagai karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) terlihat mengalami pendarahan hebat dalam kecelakaan tersebut. Oleh warga dan petugas kepolisian, dia langsung dilarikan ke klinik dr Andam Dewi. 

Namun, jiwanya tak terselamatkan. Warga jalan Palaraya, Sidomulyo Timur, Kota Pekanbaru itu meninggal dunia.

Sementara mobil yang digunakan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, belakang dan samping kanan di barisan sopir. 

Saat kejadian tersebut, dilaporkan Bayu seorang diri dan tidak ada penumpang lainnya. 

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kasat Lantas AKP Mas'ud membenarkan peristiwa lakapantas yang merenggut nyawa di KM 32 Lintas Timur Simatera, Sikijang, Pelalawan. 

''Kecelakaan tunggal. Korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya mobil yang dikendarai terguling di jalan dan penghantam tiang listrik,'' sebut dia. 

Dikatakan dia, dari  olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, korban mlaju dari Pekanbaru menuju Pangkalankerinci. 

''Tiba-tiba kendaraan oleng dan terbalik dalam kecepatan tinggi dan menghantam tiang listrik. Korban sempat dibawa ke klinik dokter dan mendapat pertolongan, namun tidak berhasil diselamatkan,'' kata dia. 

Mobil korban mengalami kerusakan dibagian depan dan sebelah kanan tepat di bangku kemudi.

Pasca kecelakaan tunggal tersebut, ratusan warga menyaksikan peristiwa itu. 

Jalan lintas timur Pekanbaru-Pangkalan kerinci sejauh ini memang rawan untuk kerjadi kecelakaan lalu lintas disebabkan jalan mulus dan padatnya aktivitas lalu lintas.

Banyak pengguna kendaraan lengah dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi yang beresiko terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa.(R09) 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]