Bea Cukai dan Polres Dumai Tangkap Dua Pria Bawa 2 Kilogram Sabu dari Johor Malaysia

Print

Kepala Bea Cukai Dumai, Adhang Nugroho dan kapolres Dumai,  AKBP Restika P Nainggolan saat melakukan ekspose di Mapolres Dumai, Kamis (11/1/2018). Foto: Trajunews

Kepala Bea Cukai Dumai, Adhang Nugroho dan kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan saat melakukan ekspose di Mapolres Dumai, Kamis (11/1/2018). Foto: Trajunews

DUMAI (RIAUAIR.COM)- Aparat Bea Cukai Dumai dan Polres Dumai membekuk dua  pria berinisial CF (26) dan SB (20), karena diduga terlibat dalam praktik penyelundupan 2 kilogram narkotika jenis sabu, Selasa (9/1/2018).

CF ditangkap setelah turun dari kapal feri penumpang, Dumai Line di Pelabuhan penumpang Pelindo I Dumai sekitar pukul 15.30 WIB. Sementara rekannya SB ditangkap di Loket Bus Makmur di Kelakap Tujuh, Dumai.

SB ditangkap dalam pengembangan kasus tertangkatnya CF bersama barang bukti 2 kilogram sabu-sabu  yang diseberangkan dari Johor Malaysia.

Dalam menjalankan aksinya, CF yang warga Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam cukup lihai. 

Dia menyeberangkan barang haram tersebut menggunakan kapal penangkut garam yang berangkat dari pelabuhan Johor Malaysia dengan tujuan Selatpanjang. 

Dari selatpanjang, CF lantas menyeberang ke Dumai menggunakan feri penumpang, Dumai Line. Saat turun di Dumailah, CF dibekuk. 

Kepala Bea Cukai Dumai, Adhang Nugroho menjelaskan kronologi penangkapan bahwa bermula dari kecurigaan petugas terhadap salah seorang penumpang. 

Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan barang bawaannya menggunakan X-Ray milik Bea Cukai Dumai yang berada di Terminal kedatangan Pelabuhan Penumpang PT. Pelindo Dumai dan didapati barang mencurigakan.

''Barang bukti ditemukan di sebuah tas ransel abu-abu milik terduga pelaku. Saat ini  sudah diserahkan kepada aparat kepolisian,'' kata Adhang.

Dijelaskan, pelaku berangkat dari Johor Malaysia pada Senin (8/1/2018) dan tiba pukul 02.00 WIB dini hari Selasa (9/1/2018) di Selatpanjang.

Dalam penjelasan resminya kepada media, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan menyebutkan, pelaku berangkat dari Selat Panjang pukul 11.00 WIB dan tiba di terminal penumpang pelabuhan PT Pelindo I Dumai sekira pukul 15.10 WIB dengannya menggunakan kapal ferry Dumai Line.

Pasca penangkapan, aparat kepolisian dan Bea Cukai melakukan pengembangan terhadap kemungkinan keterlibatan pihak lain. 

Ternyata, dugaan petugas benar. CF tidak beraksi seorang diri. Ketibaannya di Dumai juga sudah ditunggu pelaku lainnya, berinisial SB (20), warga Perlak, Aceh Timur.

SB sendiri ditangkap di terminal Bus Makmur di Kelakap Tujuh saat menunggu kedatangan CF.

Dari pengembangan kasusnya, diketahui, SB berperan sebagai kurir pembawa sabu dari Dumai dengan tujuan Dumai-Medan- Banda Aceh.

SB sendiri tidak melakukan perlawanan saat diamankan aparat kepolisian. 

Dari tangan keduanya, aparat berhasil mengamankan  sebanyak 2 kilogram sabu-sabu dalam paket besar, paspor atas nama CF, tas berwarna abu-abu dan pakaian terduga pelaku.(R13) 
 

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA