SADIS, Bayi 16 Bulan Tewas Dibanting Ayahnya ke Lantai, Kepala Berdarah dan Rusuknya Patah

Print

Bayi korban penganiayaan sadis dari orang tuanya, dengan cara dibanting.

Bayi korban penganiayaan sadis dari orang tuanya, dengan cara dibanting.

SURABAYA (RIAUAIR.COM) – Sejatinya seorang ayah adalah menjadi panutan untuk anak-anaknya. Tetapi berbeda dengan seorang ayah asal surabaya ini. Tega menghabisi nyawa anaknya sendiri. Bayi bernasib malang 16 bulan itu menjadi korban pembunuhan. Bayi laki laki itu diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan ayahnya sendiri.

“Dugaan sementara korban dibanting oleh pelaku. Dilihat dari luka yang dialami korban hasil visum dari Rumah Sakit Unair,” kata Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno di rumah korban, Ploso Timur VI A, Tambaksari, Surabaya, Selasa (8/1/2018) seperti dilansir detikcom.

Prayitno mengungkapkan, korban mengalami luka parah di bagian kepala serta tulang rusuk kiri patah. “Kemungkinan kuat dibanting oleh korban karena dari keterangan pihak rumah sakit, tengkorak pecah dan 1 tulang rusuk patah,” imbuh Prayitno.

“Korban atas nama Gio berumur 16 bulan,” ujar Prayitno. Pelaku penganiayaan alias ayah si bayi saat ini sudah diamankan di Polsek Tambaksari untuk dimintai keterangan. Identitas pelaku adalah Panji (30). Panji setiap harinya bekerja sebagai seorang pengamen jalanan.

“Diduga pelaku menganiaya karena depresi. Tapi kami akan terus lakukan pemeriksaan mendalam. Korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk dilakukan autopsi,” pungkas Prayitno.(R02)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA