Loading...

Terombang ambing di Laut, Basarnas Dumai Selamatkan 5 Nelayan di Perairan Selat Malaka

Upaya penyelamatan korban tenggelam di laut.

DUMAI (RIAUAIR.COM)-  Basarnas Riau wilayah kerja Dumai berhasil menyelamatkan 5 orang nelayan asal Tanjung Balai Asahan mengapung di tengah laut Selat Malaka. 

Mereka ditemukan terombang-ambing selama 2 hari menggunakan jerigen di tengah laut oleh kapal kargo yang melintas ditengah laut pada Selasa (2/1/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Mereka ditemukan selamat setelah kapal mereka bocor dihempas oleh ombak pada Ahad (31/12/2018). 5 nelayan yang ditemukan terapung tersebut yakni Sumarli (45), Helmi (43), Aldian (21), Budi Romansa (32) dan Budi Irwansyah (40).

Loading...

Kapten Kapal Basarnas Riau wilayah kerja Dumai Leni Tandika  membenarkan pihaknya ada menemukan 5 orang nelayan terapung tersebut.

"Kami mengevakuasi para nelayan tersebut dari kapal cargo yang menolong mereka saat terombang ambing di tengah laut Selat Malaka. Kini mereka sudah berada di RSUD Dumai untuk melakukan perawatan," ujar Leni.

Dikatakan Leni mereka berangkat melaut pada Sabtu (30/12/2017) malam sekira pukul 20.00 WIB berangkat dari Tanjung Balai Asahan untuk melaut. Sehari setelahnya kapal yang mereka tumpangi dihantam ombak hingga kapal meraka karam ditengah laut hanya dengan menggunakan jerigen selama 2 hari hingga terbawa ke tengah laut Selat Malaka.

Kelima nelayan tersebut dalam kondisi sehat saat evakuasi. Mereka adalah Sumarli (45), Helmi (43), Aldian (21), Budi Romansa (32) dan Budi Irwansyah (40).

"Kondisi kelima nelayan sehat. Kami langsung membawa mereka ke rumah sakit," papar Kapten Kapal Basarnas Pekanbaru Wilayah Kerja Dumai, Leni Tadika.(R13)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]