BRI Siberida di Keritang Didodol Maling, Uang Rp1 Miliar Dibawa Lari

Print

Aparat kepolisian melakukan identifikasi terhadap kasus pencurian  di Bank Rakyat Indonesia Kota Baru.

Aparat kepolisian melakukan identifikasi terhadap kasus pencurian di Bank Rakyat Indonesia Kota Baru.

SIBERIDA (RIAUAIR.COM)- Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Kotabaru Siberida, Kecamatan Keritang, Indragiri Hilir dibobol maling, Senin (1/1/2018).

Akibat peristiwa tersebut, pihak perbankan milik pemerintah itu mengaku mengalami kerugian hingga Rp1 miliar. 

Diduga, pelaku berhasil menduplikat kunci pintu bank sebelum persitiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

Pelaku juga diduga profesional karena selain membawa lari uang milik bank, juga berhasil membawa lari memori CCTV yang dipasang di pintu depan bank. 

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, SIK, MH, melalui Kapolsek Keritang AKP Lassarus Sinaga, SH, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Berdasarkan pengakuan saksi, HRP (22), malam itu, tepat saat jarum detik jam beranjak ke pukul 00.00 WIB, dirinya masih melakukan pemeriksaan ke seluruh ruangan kantor bank. Saat itu tidak terlihat atau ditemukan adanya kejanggalan.

Kemudian, sekira pukul 01.10 WIB, karyawan kontrak itu, bersama rekannya ZI (39), warga Desa Kotabaru Siberida, pergi meninggalkan kantornya, menuju Sungai Gergaji Kelurahan Kotabaru Reteh, yang berjarak sekitar 4 kilometer, untuk menonton organ tunggal. Sebelum berangkat, HRP mengunci pintu depan dengan gembok.

Lebih lanjut HRP menerangkan, sekira pukul 02.30 WIB, HRP dan Zi, kembali ke Kotabaru Siberida. Sebelum kembali ke kantornya, mereka terlebih dahulu makan di warung depan Puskesmas Kotabaru. Selesai makan, HRP kembali ke kantor BRI Unit Kotabaru.

Namun alangkah terkejutnya pegawai outsourching itu, gembok pintu utama tak lagi terpasang di tempatnya.

HRP mencoba membuka pintu tersebut, tapi terkunci dari dalam. HRP lalu memeriksa pintu belakang, dan menemukan pintu belakang dalam keadaan terbuka. Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke Polsek Keritang.

Kapolsek Keritang bersama anggota, langsung mendatangi TKP.

Dalam pemeriksaan bersama saksi, ditemukan pintu kamar brankas dan brangkasnya, dalam keadaan terbuka, dan uang yang berada didalamnya telah raib. Pelaku diduga juga membawa pergi memori rekaman CCTV.

Ditemukan juga duplikat anak kunci gembok dan gembok pintu luar, dipasang pelaku di sebelah dalam pintu utama.

Kepala Bank Unit Kotabaru mengatakan, bahwa bersama teller, uang sebanyak Rp1.098.724.000. tersebut, dimasukan ke dalam brankas, pada Minggu siang, (31/12/17).(CR4/sal)
 

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA