Cacat Lahir Sebagai Albino Menjadikannya Nastya Zhidkova Indah Seperti Peri

Print

Nastya Zhidkova.

Nastya Zhidkova.

RIAUSKY.COM- Namanya Nastya zhidkova, dia kelahiran Ukraina, negara pecahan Uni Soviet. 

Dia lahir dari kondisi cacat semenjak lahir karena memiliki kelainan pigmen kulit, atau yang lazim disebut albino.

Di usianya yang sudah menapaki 20 tahun, Nastya Zhidkova kini menemukan sinarnya. Raut wajahnya yang rupawan kulitnya yang putih bersih nyaris tanpa warna, serta rambutnya yang juga tak kalah putih menjadikannya bukan berbeda, namun, istimewa. 

 

Namanya pun kini melejit sebagai model foto yang menggambarkan tentang kecantikan seorang peri cantik yang kulit lembutnya pun mungkin nyaris tak bisa disentuh oleh siapapun, namun tetap menggugah keinginan siapapun untuk menyentuhnya.

Nastya Zhidkova selalu tampil dengan ikon sebagai perempuan istimewa dengan kecantikan yang nyaris tak dimiliki oleh orang-orang normal lainnya. Karena itulah, dia sering disapa 'peri' oleh orang-orang yang melihatnya.

 

Ketika menutup mata, mungkin siapapun akan merasa prihatin dengan kondisi fisiknya yang albino. Karena itulah, tak jarang, semenjak kecil dia selalu dikucilkan dengan sapaan 'Si Muka Pucat'.

Tapi, tentu saja itu dulu, ketika Nastya Zhidkova belum dikelan sebagai model papan atas di negaranya, bahkan di banyak negara Eropa. 

Kini, siapa yang bisa melepaskan pandangan dari binar matanya yang putih bening kebiruan. 

Siapapun pasti akan berkata, kalau dia adalah peri yang turun dari langit untuk memberikan sentuhan berbeda dari nilai minus yang sering dikaitkan masyarakat terkait dengan kehidupan anak-anak berkulit albino. 

Ia memiliki rambut platinum dan warna kulit yang hampir tak berwarna, seolah-olah ia adalah peri di langit dan tampak begitu suci. 

Tubuhnya tidak dapat menghasilkan melanin sendiri, rambut dan kulitnya putih, dan bulu matanya juga putih dan bahkan matanya tampak begitu aneh.

Namun, kemudian ia menjadi figur sebuah perusahaan model, dan kemudian memasuki komunitas permodelan, menjadi salah satu model albinisme yang paling terkenal.

Tak hanya itu, penderita albinisme sangat sensitif terhadap cahaya, kulit mereka akan sangat mudah terbakar sinar matahari, dan mereka sangat rentan untuk terserang kanker kulit, sehingga mereka tidak terlalu bebas untuk keluar rumah.

Mata Nastya yang tidak memiliki pigmen, gagal untuk mencerminkan warna cahaya, menyebabkan irisnya tampak berwarna pink muda dan ungu, yang juga membuat matanya sangat unik dalam foto dan penglihatannya sebenarnya jauh lebih buruk daripada orang biasa.

Ketika ia memejamkan mata, memang banyak orang takut.

Tapi saat matanya terbuka, semua orang akan syok dan tak percaya melihatnya yang begitu indah.
Dulu, gadis istimewa yang sering disapa Kiki atau Kiker atau Kimi itu sering dihina oleh teman-temannya.

Sekarang ia menemukan arah baru dalam hidupnya.Keistimewaan yang dimilikinya terus mengundang banyak decak kagum. 

Kini, dia memfokuskan diri  bekerja sebagai model. Dia menjelajah berbagai keisitimewaannya dengan keistimewaan yang ada di berbagai kota, diantaranya, Moskow, Paris dan Tokyo.

Kini, banyak orang yang mengaitkan keindahan dari Kimi melalui pancaran matanya yang benar-benar bening nyaris tak berwarna. 

''Aku punya penglihatan yang buruk, itu tidak diukur di diopters. Aku tidak bisa menggambarkan penglihatanku. Ini adalah 8 persen dari 100 seperti yang saya tahu,'' ungkap gadis yang mahir  berbicara bahasa Rusia, Inggris,  Perancis dan juga Latin itu.

(*/R04)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA