Sempat Tanya Kadishut, Gubernur Riau 'Kecewa' Kementerian LHK tak Undang Pemprov

Print

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

PEKANBARU (RIAUAIR.COM) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tidak dilibatkan dalam pertemuan antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan manajemen PT RAPP di Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (24/10/2017) kemarin.

"Kita nggak diundang (KLHK, red), tadi saya juga panggil Dinas Kehutanan (DLHK Riau, red) untuk menanyakan informasi," singkat Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman di Pekanbaru, Rabu (25/10/2017).

Orang nomor satu di Riau itu memang bertolak ke Jakarta sejak Senin (23/10/2017) kemarin. Hanya saja, dia datang untuk menghadiri rapat kerja (Raker) Pemerintah dengan Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia, Selasa siang.

"Saya di Jakarta menghadiri acara raker pemerintah gubernur, walikota dan bupati se Indonesia," ucapnya.

Sehingga ketika ditanya soal pertemuan KLHK dengan RAPP, pria yang akrab disapa Andi Rachman itu mengaku tidak tahu secara pasti. 

Apapun hasilnya, ia hanya menyatakan bahwa pihaknya bersikukuh untuk mencegah terjadinya penambahan angka pengangguran di Riau.

Menurutnya, poin-poin tuntutan puluhan ribu massa buruh PT RAPP dinilai sejalan dengan keinginan Pemprov Riau yang ingin mengurangi angka tingkat pengangguran di Riau. Sebab jika ada PHK massal, otomatis jumlah pengangguran di Riau akan bertambah juga.

"Ini sejalan dengan keinginan Pemprov, kita mau mengurangi pengangguran di Riau ini. Tujuan kita sama, kami akan meneruskan aspirasi ini. Mudah-mudahan aspirasi kita dikabulkan," ucap Andi saat menerima demo puluhan ribu buruh RAPP di Kantor Gubernur Riau, Senin (23/10/2017) lalu. (*)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA