Disahkan, APBD Perubahan Provinsi Riau Disepakati RpRp 10,397 Triliun

Print

Gubernur Riau Arsyadkuliandi Rachman dan Ketua DPRD Septina primawati menandatangani pengesahan Ranperda APBD Riau Perubahan tahun 2017.

Gubernur Riau Arsyadkuliandi Rachman dan Ketua DPRD Septina primawati menandatangani pengesahan Ranperda APBD Riau Perubahan tahun 2017.

Pekanbaru, RIAUAIR.COM- Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Provinsi Riau 2017 disahkan DPRD sebesar Rp 10,397 Triliun.

 Pemerintah dan DPRD Riau  menyepakati  APBD Perubahan Provinsi Riau hingga menjelang akhir tahun 2017.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatangan nota kesepakatan antara kedua belah pihak dalam sidang paripurna yang dipimpin oleh wakil ketua DPRD Riau Sunaryo yang didampingi Ketua DPRD Riau Septina Primawati, dan Wakil Ketua Noviwaldy Jusman dan 48 Anggota DPRD  Riau. 

Sementara itu dari pihak pemerintah dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemrov Riau.

Syamsurizal, selaku Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) dalam laporannya menyampaikan, APBD murni 2017 Belanja Daerah Rp 11,08 trilliun. Yang dalam KUA PPAS sebesar Rp 10,323 trilliun dan yang diusulkan TAPD  Pemprov dalam APBD P turun Rp 684, 4 Milliar 6,22 persen.

"TAPD kembali membahasnya bersama Banggar dan disepakati belanja tidak langsung menjadi Rp 5,691 trilliun atau bertambah Rp 214 milliar dan belanja langsung menjadi Rp 4,706 trilliun atau turun Rp 824 milliar. Jadi total belanja daerah APBD-P Rp 10, 397 trilliun atau turun sebesar Rp 610 miliar atau 5,87 persen dari APBD murni Riau 2017," katanya.

Selanjutnya, terangnya setelah pembahasan rancangan KUA PPAS APBD perubahan 2017, belanja tidak langsung menjadi Rp 5,691 trilliun dan belanja langsung menjadi Rp 4, 706 trilliun.

"Namun setelah pembahasan akhir RAPBD 2017 oleh Banggar dan TAPD, belanja tidak langsung menjadi Rp 5, 670 trillun dan belanja langsung menjadi Rp 4, 727  trilliun dengan total tetap Rp 10, 397 trilliun," jelasnya.

Usai menyampaikan laporan banggar, seluruh anggota DPRD menyetujui APBD Perubahan 2017 ini setelah ditanya Sunaryo.

Sunaryo juga berharap dengan waktu pelaksanaan APBD perubahan Provinsi Riau tahun anggaran 2017  yang teramat sempit, gubernur beserta jajarannya untuk benar-benar dapat mempergunakan waktu yang tersisa  secara efektif.(*/CR1)

 

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA