Loading...

TKW Indonesia di Ipoh Malaysia Tewas Dibacok Anak majikannya...Tiga Jarinya Putus..

Aidawati semasa hidup.

RIAAIR.COM- Maksud hati merantau ke ke negeri jiran Malaysia untuk mencari nafkah, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ini malah pulang tinggal nama.

Aida Tursinawati (44), warga Kampung Citugu, RT 03/11, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor ini pergi merantau ke negeri jiran Malaysia untuk mencari nafkah menjadi seorang Tenaga Kerja Wanita.

Tiba-tiba, janda beranak dua ini tiba di kampung halamannya dengan kondisi tak bernyawa, Sabtu (14/10/2017) sekitar pukul 03.00 dini hari. Informasi yang berkembang, Aida dibunuh oleh anak majikannya.

Loading...

Kepala Desa Tugu Jaya, Sugandi Sigit, mengatakan, Aidah sudah 12 tahun menjadi TKW di Malaysia.
Saat jenazah Aidah tiba di kampung halamannya, ia mengaku sempat berkunjung ke rumah duka.

"Saya datang karena dapat undangan ada warga yang meninggal, dikuburkan jam 08.00 WIB pas sabtu (14/10/2017), Aidah itu udah 12 tahun katanya di Malaysia, jadi TKI, dan dia masih tercatat sebagai warga sini," ujar Sugandi, Minggu (15/10/2017).

Ia juga mengaku sempat bertanya kepada orangtua korban terkait penyebab kematian almarhum namun pihak keluarga Aidah terkesan tertutup.

Namun yang ia ketahui dari penjelasan pihak keluarga almarhum, bahwa jenazah Aidah bisa dipulangkan berkat adanya bantuan dari KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) untuk Malaysia.

Sehingga almarhum pun bisa dipulangkan tanpa biaya dari pihak keluarga.

Setelah jasad Aida Tursinawati (44) dipulangkan, pihak keluarga menutup diri.

Tidak ada pihak tetangga mau pun penjaga warung yang berani bercerita tuntas tentang kejadian yang menimpa janda dua anak tersebut.

Namun, ketika TribunnewsBogor.com berbincang dengan seorang tetangga almarhum yang tak disebutkan namanya, ia sempat menyebut bahwa ada dugaan pembunuhan yang menimpa Aidah.

Namun, ia tidak melanjutkan karena ia juga diberi mandat untuk tidak bercerita kepada awak media.
Cerita tentang kejadian yang menimpa Aidah pun menyebar ke masyarakat di desa tersebut hingga Kepala Desa Tugu Jaya, Sugandi Sigit pun mengaku mendengar cerita yang beredar itu.

Sugandi mengaku sempat mendengar kabar bahwa almarhum diduga dibunuh anak majikannya di Malaysia.

"Yang saya dengar pelaku itu anak bosnya yang membunuh, katanya stres, dan bosnya juga tanggungjawab karena anaknya lah pelakunya, tidak jelas apakah bener atau tidak, keluarga tidak menjelaskan panjang lebar sampe ke sana," ujarnya 
 Minggu (15/10/2017).

Ia juga mengaku sempat menanyakan penyebab kematian almarhum Aidah ke pihak keluarganya, namun ia mengaku keluarga tidak memberikan jawaban jelas.

"Saya juga nanya, kan, dan dari keluarga tidak ada yang nyampein hal-hal seperti itu, keluarga jelasin gak panjang lebar, mereka gak mau, karena mungkin masih gelap ya," ungkapnya.

Aidah Tursinawati (44), warga Kampung Citugu, RT 03/11, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor ini pergi merantau ke negeri jiran Malaysia untuk mencari nafkah menjadi seorang Tenaga Kerja Wanita.

Kabar kematian Aida Tursinawati (44), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Citugu, RT 03/11, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, disampaikan temannya melalui akun media sosial.
Berdasarkan penelusuran Tribun Pekanbaru, akun Facebook Revan Revan pada 10 Oktober pukul 8.15, memposting kabar kematian Aida Tursinawati.

"Ya Allah ya Robby,, knapa engkau memanggilnya bgitu cpt.. Aku blm siap kehilangan dia.. dia sahabat terbaikku.

Ya Allah.. Hanya doa yg aku panjatkn smoga dia tenang di alam sana dan mendapatkn tmpt yg terbaik di sisimu.. Amiin
Selamat jln sahabatku sayang.. I love you... "


Dalam kolom komentar, akun Facebook Revan Revan menulis, Aida Tursinawati meninggal akibat dibacok pakai parang.

Akun Facebook Kelola Mizi Ipoh, menyebutkan ia adalah kawan terdekat Aida Tursinawati di Malaysia.
Ia menyebut, kasus pembunuhan Aida Tursinawati, masih dalam penyelidikan polisi Malaysia di Ipoh.

Pada 10 Oktober pukul 10.38, akun Facebook atas nama Revan Revan, membagikan link berita pembunuhan di Ipoh, yang diduga korbannya adalah Aida Tursinawati.

Berita berjudul Selamba ke balai polis mengaku membunuh dimuat hmetro.com.my pada 9 Oktober 2017 pukul 19.45 waktu Malaysia.

Dalam berita itu disebutkan, seorang pembantu warga Indonesia berusia 40-an (Aida Tursinawati, red), dibunuh anak majikannya pada 9 Oktober 2017 pukul 15.00 waktu Malaysia.

Aida Tursinawati dibunuh ketika dia sedang membersihkan rumah di Kampung Tersusun Tasik, Bercham, Ipoh, Malaysia.

Kepala Polisi Ipoh Ajun Komisioner Polisi Sum Chang Keong, mengatakan, tersangka berusia 34 tahun, datang sendiri ke kantorpolisi Bercham pada pukul 15.30 waktu Malaysia.

Dia memberitahu polisi bahwa dia sudah membunuh seorang wanita yang datang untuk membersihkan rumah.

Mendengar pengakuan itu, polisi lalu bergegas ke lokasi kejadian dan mendapati mayat wanita dalam keadaan terlentang berpakaian lengkap di antara ruang tamu dan dapur rumah tersebut.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada jasad Aida Tursinawati ditemukan luka di wajah dan punggung.

Selain itu, tiga jarinya putus, diduga dengan menggunakan parang.

"Hasil pemeriksaan awal, korban datang ke rumah itu untuk membersihkan rumah, seusai dipanggil keluarga pelaku. Saat kejadian, korban hanya berdua saja dengan pelaku di dalam rumah," katanya.

Saat ini, katanya, pelaku sudah ditahan beserta barang bukti (parang, red) yang ditemukan di luar rumah.

"Berdasarkan penjelasan keluarganya, pelaku dipercayai mempunyai masalah mental. Namun hal itu hanya boleh disahkan setelah pelaku menjalani pemeriksaan kesehatan," tambah Sum Chang Keong. (R04/tpc)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]