Dermawan Mengadakan Perpustakaan Untuk Panti Asuhan Putri Aisyiyah

Print

Bagansiapiapi, RIAUAIR.COM- Wakil Bupati Rokan Hilir (Wabup) Drs H. Jamiludin menghadiri acara penyerahan bantuan kepada Panti Asuhan Putri Aisyiyah oleh pengusaha dari Kota Medan, pasangan Erwin Halim dan Darwati kesuma, Kamis(6/10/2017). 

Hadir di acara penyerahan bantuan berbentuk sembako, buku perpustakaan untuk kebutuhan anak anak panti yaitu Kadisdikbud, HM.Rusli Syarief,S.Sos, Anggota DPRD Provinsi Riau, Siswaja Mulyadi, para pejabat tinggi pratama di lingkungan pemkab Rohil beserta rombongan perusahaan Super Net Nusantara. 

Puluhan orang anak-anak panti yang terdiri dari anak yatim dan piatu itu tampak begitu antusias menyambut kedatangan Wabup dan rombongan para dermawan itu. 

Di acara itu, Wabup juga berkesempatan meresmikan perpustakaan Panti Asuhan Putri Aisyiyah yang dibawah naungan Muhammadiyah tersebut.

 Selain menerima bantuan sembako, Panti Asuhan Putri Aisyiyah juga menerima buku-buku bacaan dari Anggota DPRD Provinsi Riau, Siswaja Mulyadi. 

Dalam sambutannya,Wabup menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-undang RI Negara bertanggungjawab terhadap fakir miskin dan anak terlantar.

“Selain Negara, dalam hal ini pemerintah daerah seyogya nya bertanggung jawab atas anak anak kurang mampu, fakir miskin sesuai amanah UUD RI. 

Maka selayaknya kita berterimakasih dan bersyukur atas perhatian dari kalangan non pemerintah yang telah mau berbagi,” Kata Jamiludin. 

Menurutnya, selama ini kita mengenal pengusaha Baut dari Jakarta yang dermawan, dan sekarang ditambah lagi pengusaha keturunan tionghoa dari Medan yang tergabung dalam wadah Supernet Nusantara.  

“Kita berharap akan muncul tokoh tokoh lainnya untuk melakukan hal baik ini,” Pungkas Wabup. Darwati kesuma mengatakan, untuk memajukan satu bangsa,dan kualitas bangsa itu tergantung pada kualitas pendidikannya,Makanya pendidikan anak bangsa itu sangat penting,” Kata Derwati. 

Perlengkapan perpustakaan yang disumbangkan oleh Super Net itu sudah di tata dan disusun sedemikian rupa supaya anak-anak panti lebih mudah menulis dan membaca. 

“Kita mengadakan perpustakaan, ada meja-meja, agar anak-anak mudah untuk membaca dan menulis. Kemudian dinding perpustakaan sudah di beri lukisan supaya anak-anak panti bisa lebih nyaman, karena kita ingin menumbuhkan minat baca anak-anak karena apaun ceritanya untuk memajukan kualitas satu bangsa itu bergantung daripada kualitas pendidikan, jadi pendidikan anak bangsa itu sangat penting,” Ujarnya. 

Pihaknya berharap agar perpustakaan yang telah di bantu bisa di bermanfaat bagi anak-anak Panti Asuhan Putri Aisyiyah sebagaimana mestinya supaya anak panti bisa lebih cerdas, semakin minat membaca dan kelak berguna bagi nusa dan bangsa. 

Dikatakan Derwati, dalam mendukung kegiatan-kegiatan sosial bukan di Panti Asuhan Putri Aisyiyah saja,pihaknya juga turut memberikan perhatian kepada panti-panti sosial lainnya di Rokan Hilir. 

Di kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Riau, Siswaja Mulyadi mengatakan bahwa dirinya mempunyai hubungan psikologis dengan panti, sebelumnya Ia sudah beberapa kali datang ke panti Asuhan Putri Aisyiyah tersebut dalam rangka kegiatan sosial. 

“Saya sering berkoordinasi dengan pihak panti Asuhan Putri Aisyiyah ini, apakah itu membicarakan masalah bantuan, dan masalah operasional panti, itu sering kita koordinasikan, dan kita terus mendukung kegiatan-kegiatan sosial yang ada di Rohil,” Kata Siswaja Mulyadi. 

Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya selalu membantu, dan bilamana ada keluhan-keluhan atau ada pihak panti ingin mengharapkan bantuan sosial dari pemerintah Provinsi Riau pihaknya siap untuk membantu.

 “Sebelumnya kita sudah sampaikan kepada pengurus Panti Asuhan Putri Aisyiyah ini untuk mengajukan proposal, tapi masalahnya saya melihat aturah hibah di undang-undang nomor 23 tahun 2014 itu, disampaikan bahwa yayasan yang bisa menerima hibah harus berbadan hukum Indonesia, sementara Panti Asuhan Putri Aisyiyah ini berada di bawah yayasan Muhammadiyah dan itu yayasan yang berpusat di Jakarta, jadi mereka harus mengurus surat-surat penunjukan perwakilan untuk di daerah dan itu baru bisa di bantu, tapi dibantunya bukan melalui kerekening pantinya tapi ke rekening yayasan Muhammadiyah pusat karena sentralnya di pusat Muhammadiyah” Kata Siswaja Mulyadi. 

Dicontohkannya, seperti tahun lalu dirinya sudah pernah mengusahakan bantuan hibah untuk salah satu yayasan yang ada di Rohil, seperti yayasan Al-Ikhlas yang ada Bagan Batu. melalui APBD Provinsi Riau mereka bisa cair 200 juta, kenapa mekanismenya lebih gampang karena yayasan itu berdiiri sendiri di Rohil berpusat di Bagn Batu. Dirinya melihat panti Asuhan Putri Aisyiyah perlu mengurur lagi Administrasi agar mudah mengakomodir bantuan hibah melaui APBD Provinsi Riau.(CR5/nto)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA