Usung Kader Sendiri, Ini Target PAN Pekanbaru di Pilkada 2017

Print

Pekanbaru, RiauAir.com - Mengusung kader sendiri dengan berkoalisi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pekanbaru 2017 mendatang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Pekanbaru, memasang target untuk menang.
 
Hal itu disampaikan Ketua DPD PAN Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM, saat membuka penjaringan PAN Kota Pekanbaru, di Rumah PAN, kemarin. Dia menyebut bahwa PAN akan mengusung kader sendiri untuk maju.
 
“Tidak menuntup kemungkinan yang diusung itu dari luar kader sesuai dengan hasil survei. Karena target kami adalah menang,” Kata Nofrizal, kepada wartawan, Senin, 16 Mei 2016.
 
Sebagaimana diketahui, saat ini kursi PAN di DPRD Kota Pekanbaru ada lima kursi. Semua partai di Pekanbaru tidak ada bisa maju sendiri. Untuk maju,syarat partai harus berkoalisi. PAN kekurangan empat kursi lagi untuk bergandengan dalam bursa pencalonan Februari 2017 mendatang.
 
“Kami tentu harus melakukan koalisi dengan partai lain, dan kami sudah berkomunikasi dengan beberapa partai, salah satunya PKB. Siapa yang nomor satu dan siapa yang nomor dua akan ada pembicaraan lebih lanjut,” ungkapnya.
 
DPD PAN sudah membuka penjaringan balon, dan untuk ketua penjaringannya, langsung di pimpin Helmi selaku sekretaris DPD PAN Kota Pekanbaru.
 
Hari pertama buka penjaringan Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dilakukan PAN, lima orang mendaftar sebagai Balon Wako, dan satu orang Balon Wawako.
 
Sebagai pendaftar pertama untuk balon Wako di penjaringan DPD PAN Pekanbaru adalah Ir Nofrizal MM, dan disusul oleh Irvan Herman namun diwakilkan, lalu disusul Marheylin, Yusfar, dan Sarbaini Sulaiman. Untuk yang mendaftar sebagai balon Wawako adalah Drs Maspendri.
 
“Pendaftaran yang kita buka ini selama 15 hari terhitung tanggal 16 Mei,” terangnya.
 
Tahapan-tahapan setelah pendaftaran yang ditandai dengan pengambilan formulir dan setelah itu dikembalikan, lalu dilakukan survei. “Baik calon internal partai maupun calon eksternal, semuanya akan disurvei popularitas sebelum di tunjuk menjadi kandidat dari PAN,” jelasnya.
 
Survei yang dilakukan nanti, disampaikan Nofrizal adalah untuk mengukur tingkat elektabilitas popularitas balon. “Disini nanti bisa dilihat, dan ini akan berpengaruh, apakah dari hasil survei itu balon nya layak untuk calon Wako atau calon wawako,” ungkapnya.
 
Dari hasil survei ini nanti juga, disampaikan Nofrizal akan dilakukan pleno yang dihadiri juga oleh tim Pilkada Provinsi. “Dari sini nanti nama-namanya akan di kirim ke DPP melalui DPW yang rekomendasi itu,” pungkasnya. (R-04)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA