Loading...

Jadi Curiga, Dua Politisi Ini Sama-sama Ziarah ke Makam Pendiri Kota Pekanbaru, Mau Pasangan?

Pekanbaru, RiauAir.com - Memantapkan dirinya maju sebagai calon Wali Kota Pekanbaru tahun 2017 mendatang, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, melakukan ziarah ke komplek makam marhum pekan, Senin, 16 Mei 2016.
 
Zulfan tidak sendiri, dia ditemani oleh Anggota DPD RI dari Riau, Intsiawati Ayus dan kerabat ZH, memanjatkan doa untuk para arwah Sultan Siak pendiri Kota Pekanbaru yang juga merupakan leluhur dari iin (panggilan Intsiawati Ayus).
 
Kedatangan mereka, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa untuk pendiri Kota Pekanbaru. Dalam kunjungan itu, Zulfan melihat bahwa makam pendiri kota Pekanbaru itu, terlihat tidak terawat dengan baik oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
 
“Padahal saya melihat makam ini bukan sekadar tempat Ziarah saja. Melainkan cagar budaya tujuan utama wisata religi di Kota Pekanbaru. Saya melihat masih sepi pengunjung. Mungkin promosi serta sosialisasi kepada masyarakat masih kurang,” ucap Zulfan Hafiz, usai melakukan ziarah.
 
Dari keterangan pengelola makam pegawai BP3 Batu Sangkar, ternyata diketahui anggaran untuk perawatan makam tersebut masih minim. Tampak plafon sudah mulai rapuh dan bocor dan minim penerangan. Diketahui juga ternyata kontribusi Pemko Pekanbaru dalam urusan tersebut hanya untuk pengelolaan kebersihan saja.
 
“Di Kabupaten Siak, makam para Sultan dan keluarga kerajaan sangat dirawat dengan baik, tata kelolanya menjadi kerjasama Pemkab dan pusat (BP3 Batusangkar) makanya Siak kini menjadi salah satu ikon wisata di Riau, berbeda dengan Pekanbaru,” jelasnya.
 
Sementara itu, Anggota DPD RI dari Riau, Intsiawati Ayus usai melakukan ziarah mengungkapkan perihal pembangunan Masjid Raya yang tak kunjung selesai sampai saat ini. Iin meminta Pemko Pekanbaru menjadikan masjid bersejarah di Kota Pekanbaru itu menjadi skala prioritas. 
 
“Tidak wajar, ketika urusan pembangunan tempat ibadah ditunda-tunda, sedangkan infrastruktur bangunan perkantoran Pemko yang wah lebih diutamakan,” cetusnya.
 
Usai mengunjungi makam Marhum Pekan, merekapun bertolak ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Senapelan. Iin dan ZH berdoa diatas pusara Panglima Riau merdeka, H Asman Yunus yakni orang tua dari Intsiawati Ayus.
 
Selanjutnya, tak ketinggalan pula menyinggahi tempat peristirahatan terakhir milik tokoh masyarakat sekaligus ulama besar Kota Pekanbaru, H Abdullah Hasan yang merupakan orang tua dari Mantan Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah.
 
“Kita harus sadar diri dengan segala pengorbanan para pendahulu. Untuk itu, perlu bagi kita untuk mengirimkan doa serta menghormati mereka dengan memelihara tempat peristirahatan beliau-beliau agar juga nyaman untuk diziarahi. Perhatian serius saya bagi Pemko Pekanbaru mempertanyakan pengelolaan makam-makam ini. Pemakaman selayaknya ditata lebih baik lagi, apalagi di dalamnya dimakamkan para tokoh Riau,” pungkasnya. (R-04)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]