Awas, 26 Titik di Riau Ini Rawan Lakalantas, Macet dan Longsor Selama Mudik dan Balik Idul Fitri

Print

Peta mudik, Bahan Grafis Riau Pos

Peta mudik, Bahan Grafis Riau Pos

Pekanbaru, RIAUAIR.COM- Bagi anda para calon pemudik yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman mesti mewaspadai imbauan dan peringatan dari pihak berwenang. Apalagi yang menggunakan moda transportasi darat atau kendaraan pribadi.

Karena hasil pendataan Dinas Perhubungan Provinsi Riau, terdapat 26 titik rawan bagi pemudik di semua jalur lintas menuju provinsi tetangga. Baik itu rawan longsor, rawan kecelakaan dan lainnya.

Untuk mengantisipasi itu, Pemerintah Provinsi Riau, seperti dilaporkan Riaupos menyiapkan 4.013 personel gabungan untuk mengamankan mudik Idul Fitri tahun ini. Para personel ini terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Jasaraharja, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya.

Mereka akan disiagakan di 100-an posko yang sudah disiapkan. Dari jumlah itu 1.805 personel dari Kepolisian dan TNI, 2.208 personel lainnya dari Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya.

“Seluruh lintas sektor dalam pengamanan menghadapi mudik Idul Fitri tahun ini sudah siap. Ribuan personel diterjunkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Riau di seluruh jalur lintas penghubung Riau dengan Provinsi tetangga,” kata Wagubri Wan Thamrin Hasyim kepada Riau Pos usai rapat beberapa hari yang lalu.

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, dari 1.805 personel yang dikerahkan itu, semuanya akan dioptimalkan. ‘’Peran mereka di lapangan, semua diturunkan di seluruh Riau,” tambah Kapolda.

Sementara di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Arlisman Agus mengatakan, seluruh laporan dari kabupaten/kota sudah diterima sebagai upaya persiapan sambut Angkutan Lebaran (Angleb) 2017.

“Baik dari moda transportasi darat, laut, penyeberangan dan udara sedang disiapkan menyambut angleb. Koordinasi bersama seluruh pihak juga sudah dilaksanakan dan sekarang action di lapangan,” kata Arlisman.

Selain koordinasi dengan kabupaten/kota, bersama pihak kepolisian, pihak Angkasa Pura II, Organda, ASDP serta Jasa Raharja dan instansi terkait lainnya.

Dari sisi moda transportasi darat, untuk kesiapan pada penyelenggaraan Angleb 2017 total tersedia 35.483 kursi. Dengan jumlah moda yang tersedia bus 2.077 dari 148 total perusahaan. Tahun ini Dishub Riau memprediksi untuk moda transportasi darat bakal terjadi penurunan sampai 2,11 persen. Sementara jalur perhubungan laut, penyeberangan dan udara diperkirakan mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. Antara 3 persen untuk laut dan sampai 9 persen untuk penumpang udara.

“Kita siapkan sekitar 101 posko bersama Dishub kabupaten/kota. Kemudian pihak kepolisian dan instansi terkait sampai menyiapkan 50-an posko untuk menghadapi mudik tahun ini,” paparnya.

Sementara mengenai daerah rawan kecelakaan di seluruh jalur lintas antar provinsi, terdapat 26 daerah rawan. Di mana lintas barat 8, timur 7, utara 6, dan lintas Selatan 5 titik. Diakui Kadishub, memang kemungkinan data yang dimilikinya mungkin beda sedikit dengan Dirlantas Polda Riau terkait daerah rawan kecelakaan ini.

“Namun sebagai antisipasi bersama kabupaten/kota, Polri dan lainnya juga menyiapkan posko yang tergabung dan terpadu. Kita di provinsi hanya menyediakan tiga, sifatnya monitoring, evaluasi, dan pelayanan,” sambungnya.(R-05/rpg)

 

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA