Makin Keren, Telkomsel Pimpin 96 Persen Populasi Pengguna Selular di Indonesia

Print

Yogyakarta, RiauAir.com - Memasuki usianya yang ke-21 tahun, Telkomsel telah menjadi pelopor teknologi telekomunikasi. Tak kurang dari 96 persen populasi pengguna telpon seluler menggunakan layanan telkomsel dengan total mencapai 153 juta pelanggan.
 
Di tahun 2016 ini, Telkomsel pun tetap optimis akan tetap menguasai pasar telekomunikasi nusantara lewat infrastruktur yang dimiliknya. 
 
Hal tersebut disampaikan Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati yang mendampingi Vice President Business Support Andri Firdiansyah dan Vice President  ICT Network Sumatera, Andrias Indra saat pelaksanaan malam puncak Press Gathering bertema, Yogjakartrack: Telkomsel Bikin Keren Indonesia di Restoran Lemah Ledok, Kamis, 12 Mei 2016 malam.
 
Adita tidak menafikan perihal belum semua area bisa terjangkau. Namun, dengan kondisi ketersediaan infrastruktur yang dibangun oleh Telkomsel dewasa ini, Telkomsel masih yang terbaik dan dia optimis, ke depan pun masih akan jauh lebih baik. 
 
Kondisi inilah yang oleh Adita disebutkan Bikin Keren Indonesia. 
 
Sementara itu, Andri Firdiansyah dalam penjelasannya juga tak lupa mengapresiasi peran media massa baik cetak, elektronik maupun online dalam mensupport tumbuh kembang Telkomsel selama 21 tahun terakhir. 
 
''Peran media, menyampaikan keunggulan menjadikan Telkomsel besar seperti saat ini. Begitupun kritikan, menjadikan Telkomsel juga semakin peka dan terus berbenah untuk melakukan penyempurnaan dalam memajukan layanan telekomunikasi,'' kata dia.
 
Menambahkan penjelasan tersebut, Andrias Indra mengatakan, untuk tahun 2016 ini, Telkomsel terus melakukan ekspansi, salah satunya untuk melakukan perluasan untuk layanan 4G. 
 
Dengan target jumlah pengguna layanan 4G sebanyak 12 juta pelanggan tahun ini, Telkomsel sudah berhasil meraih sebanyak 4,5 juta pelanggan saat ini. ''Kami berharap dukungan dari media untuk mengedukasi, memberikan masukan terkait pemanfaatan teknologi 4G kepada publik,'' kata dia. (R-01)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA