Loading...

Mau Berangkat Haji Tahun Ini? Siap-siap dan Baca Ini Dulu...

Jakarta, RiauAir.com - Hambatan besar bakal dirasakan calon jemaah haji (CJH) dalam melaksanakan ibadah haji di tanah suci nanti.
 
Kepala Sub Bidang Informasi BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan prediksi suhu di Makkah saat musim haji nanti bisa mencapai 50 derajat celsius.
 
"Ini beda dengan di Jakarta yang di bulan Mei ini suhunya 33-35 derajat celcius," jelasnya.
 
Dia menjelaskan dalam dunia kecuacaan dikenal suhu berdasarkan catatan alat perekam dan feel yang dirasakan manusia. Sehingga meskipun suhu yang terekam oleh alat angkanya sama, namun setiap orang akan merasakan suhu yang berbeda-beda. Diantara penyebabnya adalah polusi dan pantulan radiasi bangunan.
 
"Suhu feel (yang dirasakan, red) bisa lebih besar dari suhu yang tercatat," katanya.
 
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moloek mengatakan, prediksi cuaca di Makkah saat berlangsungnya musim haji nanti bisa berkisar 50 derajat celcius sampai 51 derajat celcius.
 
Suhu itu tentu akan terasa begitu panas bagi warga Indonesia. Pasalnya masyarakat Indonesia terbiasa dengan cuaca di kisaran 30 derajat celcius.
 
Tren kenaikan suhu di Makkah mulai terjadi di awal Agustus. Kondisi ini pas dengan permulaan pemberangkatan jamaah haji pada 9 Agustus nanti.
 
Jamaah yang baru mendarat dari pesawat, diperkirakan akan langsung disambut suhu mencapai 41 derajat celcius. Suhu ini akan terus meningkat beberapa hari kemudian.
 
Nila berharap prakiraan calon jamaah harus bisa menjaga kesehatan selama menjalankan haji di musim panas. ’’Khususnya bagi calon jamaah haji usia lanjut dan jamaah yang membawa penyakit kronis,’’ ujarnya kemarin.
 
Diantara antisipasi menghadai heat stroke adalah dengan pengecekan kondisi kesehatan secara rutin dan konsultasi dokter sebelum keberangkatan.
 
Kemudian selama berada di Saudi, Jamaah diminta untuk membawa bekal air minum selama menjalani kegiatan di luar pemondokan.
 
Jamaah haji umumnya malas untuk minum air ketika beraktivitas di luar hotel. Kebiasan buruk itu bisa memicu gangguan kesehatan seperti dehidrasi atau penyakit bawaannya kambuh. (R-01/Jpg)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]