Loading...

PARAH, Dapat Anak Perempuan, Wanita Ini Racuni Bayi Laki-laki Kakaknya 

Bayi yang diracuni oleh bibinya.

RIAUAIR.COM- Didorong rasa cemburu, seorang wanita di Changde, Provinsi Hunan, China, tega meracuni keponakan laki-lakinya. Wanita itu iri melihat iparnya memiliki anak laki-laki, sedangkan dia hanya melahirkan bayi perempuan.

Menurut laporan People's Daily Online, seperti dilansir Daily Mail, bocah bernama Kang Kang harus dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan.

Bibi balita tersebut memberinya raksa dari termometer sehingga mengalami keracunan. Peristiwa ini terjadi pada Desember 2016.

Loading...

Kang Kang tiba-tiba jatuh sakit saat reuni keluarga. Orangtuanya bingung kenapa balita itu bisa sakit karena mereka tidak pernah jauh dari mereka.

Sang ayah kemudian menemukan ada termometer pecah di dekat tempat tidur Kang Kang, di malam ia jatuh sakit.

NHS.uk seperti dilaporkan Daily Mail menyebutkan jumlah raksa atau merkuri dalam termometer biasanya cuma sedikit. Sekitar tiga gram, dan dikenal sebagai elemental mercury.

Menelan zat itu dalam jumlah tersebut tak berakibat fatal. Tapi bila terhirup, bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Di antaranya kesulitan bernafas, batuk berdarah, mata bengkak dan merah serta rasa sakit pada dada.

Di rumah sakit, dokter menemukan merkuri di dalam kotorannya. Sehingga dokter meyakini balita itu telah diracun.

Kondisi Kang Kang membaik setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Sementara itu bibinya menyerahkan diri ke polisi, tapi tidak diketahui pasti apakah dia akan mendapat hukuman.

Wang, ibu Kang Kang mengatakan bibi Kang Kang meracuni balita itu karena iri tidak punya anak laki-laki. Dia baru melahirkan bayi perempuan.

Dengan peraturan satu anak yang dimulai sekitar 1976, banyak keluarga di China memilih punya anak laki-laki daripada perempuan.

Dalam masyarakat China dipercaya, melahirkan bayi laki-laki akan memberikan pengaruh besar pada status wanita. Sebab, anak laki-laki dianggap lebih mampu menghasilkan banyak yang bagi keluarga setelah mereka dewasa.(R-04)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]