Brigadir Hen Terkapar Bersimbah Darah Diterjang Tiga Peluru Polisi Saat Melawan di Roro Bengkalis

Print

Kapolda Riau melakukan kespose terkait penangkapan bandar besar yang juga anggota kepolisian Brigadir Hen.

Kapolda Riau melakukan kespose terkait penangkapan bandar besar yang juga anggota kepolisian Brigadir Hen.

Pekanbaru, RIAUAIR.COM- Tiga peluru tajam menembus dada Brigadir  Hen (42). Dia tewas meregang nyawa setelah aparat Kepolisian Daerah (Polda) Riau melepaskan tembakan begitu dia melakukan aksi perlawanan saat penyergapan di sekitar Roro Air Putih penyeberangan Bengkalis.
 
Anggota kepolisian yang melarikan diri (Desersi)  dari tugas selama 5 bulan terakhir itu terjejaki aparat kepolisian sebagai pemain besar dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Dari tangannya, aparat kepolisian berhasil mengamankan banrang bukti sebanyak 7 kilogram sabu-sabu dan 4.000 butir happy five.
 
Tertangkapnya anggota polisi yang menjadi gembong besar narkotika jenis sabu-sabu ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB menjelang siang tadi. Saat itu, Satnarkoba Polda Riau mendapat informasi kberadaan tersangka bersama barang bukti 7 kilogram sabu dan ribuan butir pil happy five. 
 
Kapolda Riau, Irjen pol Zulkarnain Adinegara kepada wartawan di Pekanbaru siang tadi membenarkan penangkapan Brigadir Hen. 
 
''Dia diberondong empat butir timah panas petugas karena melawan saat ditangkap di kawasan Pelabuhan Roro, Bengkalis sekitar pukul 11.00 WIB,'' ungkap Kapolda Riau Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara.
 

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA