Loading...

YA ALLAH... Di Negeri Serambi Makkah, Personel Satpol PP Disiram Sambal dan Gulai Saat Penertiban

Seorang petugas terlihat membersihkan wajahnya yang disiram kuah cabai, sementara seorang lainnya terlihat dengan pakaiannya penuh cabai.

Bangkinang, RIAUAIR.COM- Tidak terima tempat usahanya ditutup paksa oleh personel Satuan Polisi Pamong praja, seorang pemilik rumah makan menyiram petugas penegak peraturan daerah itu dengan sambal dan kuah gulai.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (6/6/2017) siang tadi, ketika petugas Satpol PP Kabupaten Kampar menertibkan sebuah tempat usaha rumah makan di Jalan jendral Sudirman Bangkinang Kota.

Rumah makan tersebut sebelumnya banyak mendapat sorotan dari warga di Kota Serambi Makkah karena tetap saja buka disaat jam warga Kampar yang hampir 100 persennya adalah umat muslim sedang berpuasa. 

Loading...

Kericuhan sempat terjadi ketika petugas datang dan berencana melakukan penutupan tempat usaha rumah makan itu. Tiba-tiba saja, sang pemilik tempat makan marah dan memaki-maki petugas yang memintanya untuk menutup tempat usahanya.

Tiba-tiba saja, pria tersebut terlihat emosi dan menyiramkan cabai dan kuag gulai ke pakaian petugas yang sedang bertugas hingga pakaian mereka terlihat kotor dan berantakan. 

''Bagaimana tidak marah, mereka datang-datang main tutup. Tidak ada peringatan sebelumnya, bagaimana ini?'' ungkap Herman, sang pemilik tempat makan.

Sambil mengutuk para petugas, pria ini bahkan sampai mengutip kalimat kalau Allah saja, tidak langsung main ambil tindakan, tapi memberikan peringatan. 

Tapi, upaya tersebut tetap saja tak berhasil, petugas terus menutup dan menyita alat berjualan yang ada di kedai makan tersebut yng akhirnya malah membuat Herman terlihat semakin marah sambil menunjuk-nunjuk personel satpol PP.

Tak lama berselang, sebuah wadah langsung disiramkan ke arah personel Satpol Pamong praja dan mengenai pakaian rapi para petugas. Bahkan salah seorang petugas sampai kepedasan karena wajahnya sampai tersiram cabai yng dilemparkan ke arah petugas. 

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kampar, Ahmad Zaki menyebutkan, Satpol PP hanya menjalankan tugas menegakkan peraturan daerah. Pihaknya mengaku sudah banyak mendapat laporan kalau kedai makanan yng ditertibkan ini tetap buka walau pada jam umat muslim menahan lapar dan haus selama Bulan Suci Ramadhan.(R-10)

 

Sumber Foto: Detak Kampar


 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]