Loading...

Menteri Yasonna Geleng-geleng Kepala, Apa-apa di Sialang Bungkuk Pakai Duit...

Menteri Yasonna saat masuk ke dalam ruangan Rutan Kelas IIB Sialgn Bungkuk.

Pekanbaru, RIAUAIR.COM- Jebolnya Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru yang menyerbabkan 448 narapidana melarikan diri memmbuat Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly turun ke Pekanbaru. 
 
Beberapa fakta mengejutkan tentang situasi yang terjadi di rumah tahanan pemerintah itu pun membuat Menteri Yasonna sampai geleng-geleng kepala. 
 
Diapun mengizinkan aparat kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terkait praktik pungli yang melibatkan oknum pegawai dan petugas di Rumah Tahanan yang banyak diisi oleh para napi 'berduit' itu. 
 
Tak cukup sampai disitu, dia pun meminta Kakanwil Hukum dan HAM Riau Ferdinand Siagian untuk tidak terus mengambinghitamkan persoalan jumlah napi yang over kapasitas dan terus mengaku tidak tahu dengan praktik tidak terpuji yang dilakukan jajarannya terhadap para napi dan keluarganya selama ini. 
 
''Jangan jadikan over kapasitas sebagai alasan. harusnya kalau seperti itu kan dicarikan solusinya. Bisa dipindahkan, walau ditempat lain juga punya masalah yang sama. Tapi, yang paling utama, mereka itu begitu karena banyak praktik tidak wajar yang terjadi di Rutan ini,'' kata Yasonna.
 
Dia mencontohkan penjelasan para napi tentang perlakuan tidak manusiawi dengan mengurung sebanyak-banyaknya napi. ''Kalau tak muat kenapa harus dikurung di satu tempat?'' kata dia. 
 
''Itu, pakai uang sampai  Rp1 juta untuk apa, kita minta diusut, karena praktik tersebut sudah tidak benar. Itu pungli, dan silahkan Pak Kapolda usut,'' kata dia. 
 
Dalam kesempatan itu, Yasonna juga mengungkapkan kekecewaannya tentang praktik uang yang banyak dikeluhkan oleh para tahanan. ''Kita minta siapa pun oknum yang terlibat harus dipidanakan. Kita juga sudah mintta Kapolda untuk mengusut dugaan praktik suap yang dikeluhkan tahanan. Kita minta supaya mereka juga ditahan, supaya tahu juga mereka bagaimana rasanya ada di dalam tahanan itu,'' ucak dia dengan nada kesal. 
 
Yasonna juga berjanji akan segera mencarikan solusi untuk kondisi Rutan yang sudah over kapasitas. ''Kalau memang sudah tidak muat, kita akan tambah, kita bangun supaya bisa menjadi layak. Tidak boleh sampai seperti ini dibiarkan,'' kata dia. 
 
Tampak mendampingi Menteri KumHAM Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau, Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara, Dirjen Pemasyarakatan, I Wayan Dusak juga Kakanwil Kum HAM Riau, Ferdinand Siagian.(R-05)
 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]