Loading...

NGERI... WARGA TANJUNG MEDAN BUNUH MALAIKAT KARENA KETAHUAN MENCURI...

Malaikat alias Junaidi tewas setelah dikeroyok massa karena ketahuan melakukan pencurian.

Tanjung Medan, RIAUAIR.COM- Malaikat yang satu ini harus bernasib tragis. Dia tewas setelah dikeroyok ratusan warga yang geram dengan aksinya mencuri di rumah warga.
 
Peristiwa tersebut terjadi Ahad (7/5/2017)  dinihari tadi. Saat itu, Malaikat baru saja selesai melakukan  pencurian di rumah Sumantri (47), di Dusun Ampal, Kepenghuluan Tanjung Medan Barat, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir.
 
Malaikat (42) yang punya nama asli Junaidi, warga alamat Lapangan C, Kepenghuluan  Tanjung Medan Barat, Kecamatan Tanjung Medan tersebut tertangkap tangan warga sedang membawa barang curiannya. Dia pun langsung menjadi korban amuk massa yang sedang kesal.
 
Kapolres Rokan Hilir AKBP Hendry Posma Lubis Sik SH, melalui Kasubag Humas Aiptu. Yusran Pangeran Chery saat di konfirmasi, membenarkan telah terjadi pengeroyokan yang di lakukan masyarakat terhadap Junaidi alias Malaikat sehingga tewas di tempat. 
 
Laporan warga, korban yang juga  tersangka pelaku melakukan pencurian di rumah Sumantri .
 
Kronologis nya, Minggu (7/5/2017) sekira pukul 01.00 wib, anak Sumantri yang bernama Wahyu Cahyono (23) sedang nonton tv sambil berbaring tiduran.
 
Tiba tiba datang Junedi alias Malaikat menyiramkan saos kemuka Wahyu Cahyono, atas kejadian tersebut Wahyu spontan berdiri dan melihat Junedi alias Malaikat berlari ke dapur. 
 
Selajutnya, Wahyu mengejar tersangka sambil berteriak memintak tolong dan mencoba menangkap pelaku. Namun, tersangka melakukan perlawanan. Mendengar teriakan minta tolong dari Wahyu, Sumantri orang tua Wahyu datang dan membantu wahyu untuk menangkap tersangka.
 
Setelah berhasil menangkap Junaidi alias Malaikat, Sumantri bersama anaknya mengikat tersangka untuk di amankan. 
 
Sekira pukul 01.30 wib, masyarakat setempat beramai-ramai mendatangi rumah Sumatri. Masyarakat masuk ke rumah Sumanti dan bertanya kepada korban apa yang telah terjadi.
 
Selanjutnya, Sumantri menceritakan kejadian tersebut. Tanpa di ketahui Sumantri, masyarakat membawa Junedi alias Malaikat  keluar dari rumah menuju belakang rumah yang tanpa ada penerangan dan melakukan pengeroyokan terhadap Junaidi hingga meninggal dunia.
 
Sekira pukul 01.30 wib,  Personil Polsek Pujud mendapat Informasi atas kejadian tersebut. Sekira pukul  02.30 wib, Personil Polsek Pujud mendatangi  tempat kejadian perkara (TKP) yang jarak nya lebih kurang dari kantor Polsek Pujud.
 
Personil Polsek Pujud  menemukan tersangka Junedi  alias Malaikat telah meninggal dunia. 
 
''Personil melakukan olah TKP di tempat kejadian dan di dalam rumah di temukan barang bukti saos yg di siramkan ke muka Wahyu Cahyono dan uang yg berserakan di lantai dapur ygang diambil Junedi alias Malaikat di dalam warung milik Sumantri sebanyak Rp 1.739.000,'' kata Chery.
 
Di tambah Chery, saat ini jenazah tersangka Junaidi alias Malaikat di Puskesmas Kecamat Pujud dan  mengalami luka sobek di bagian kepala depan sebelah kiri, luka di bagian bola Mata sebela kiri dan luka pukulan di bagian kedua kaki.
 
Hingga sampai saat ini, Jenazah belum juga di ambil pihak keluarga untuk disemayamkan semestinya.
 
Menurut Informasi masyarakat, bahwa tersangka Junaidi alias Malaikat telah sering atau berulang-ulang kali melakukan tindakan kejahatan pencurian di daerah Kecamatan Tanjung Medan. Ujar Chery. (CR4/R-07)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]