Malam Apresiasi Media di Kuta Bali, Telkomsel: Saatnya Press Sumatera Go Digital

Print

Paulus Djatmiko menyerahkan hadiah kepada perwakilan media massa.

Paulus Djatmiko menyerahkan hadiah kepada perwakilan media massa.

Kuta, RIAUAIR.COM- Sebuah platform baru dimunculkan Telkomsel. Tak hanya sekedar wacana, operator telekomunikasi terbesar milik Indonesia ini juga menantang  masyarakat Indonesia, termasuk kalangan media massa untuk beralih ke dunia digital.

Ini adalah bagian dari upaya Telkomsel untuk terus membangkitkan ekosistem digital nusantara, sehingga, dunia digital tidak hanya menjadi konsumsi atau produk asing, namun juga buah dari kreatifitas dan produktivitas anak bangsa. 
 
Dalam sambutannya di hadapan 60-an perwakilan media massa yang hadir pada kegiatan gathering bertajuk Press Sumatera Go Digital yang dilaksanakan  di Holiday Inn Express Kuta Bali, Kamis (4/5/2017) malam, Execituve Vice President Area Sumatera Telkomsel, Paulus Djatmiko mengungkapkan, Sebagai leader, Telkomsel terus mengedepankan inovasi baik dari sisi produk maupun layanan dan jaringan, juga teknologi.
 
Hanya saja, dikatakan dia, semua itu tidak akan berhasil bila hanya ditopang oleh keinginan Telkomsel, namun juga harus memberi dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. 
 
Kalangan media, disebutkan Paulus, bisa menjadi motor untuk membangun pergerakan menuju masyarakat digital tersebut. Salah satunya dengan mulai bergerak menuju video digital. 
 
''Media, bisa menggugah masyarakat untuk menemukan tema-tema digital dengan referensi Indonesia. Media bisa menjadi sarana untuk menggali, baik berupa kebudayaan dan eksosistem yang bisa menarik perhatian masyarakat. Sayang, kalau generasi kita hanya dijejali dengan layanan data dan video yang diunggah oleh publik luar negeri,'' kata Paulus. 
 
Paulus menggaris bawahi, bahwa saat ini, ada tak kurang dari 40 juta orang yang sudah menjadi pelanggan data dan 18 juta diantaranya menggunakan fasilitas smartphone. 
 
Dengan teknologi yang ada saat ini, didukung dengan jaringan memadai oleh Telkomsel, sangat terbuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk masuk kepada ekosistem digital. ''Sebentar lagi, kita sampai pada 5G, karena itulah, sayang, bila investasi besar yang sudah diberikan untuk 4G tidak dinikmati sebagai bagian dari dukungan untuk pemanfaatan teknologi digital,'' kata dia. 
 
Untuk menuju capaian tersebut, Paulus Djatmiko menyebutkan kalau pihaknya siap mendukung kalangan media dan jurnalis untuk pengenalan teknologi maupun broadcast informasi yang bisa langsung sampai kepada masyarakat. 
 
''Kalau selama ini, masyarakat masih disuguhi data, berupa bacaan dan foto, ke depan, bersama, kita beralih untuk data video. Telkomsel sudah siapkan pipa digitalnya melalui layanan 4G yang sudah terbangun di seluruh ibu kota kabupaten dan kota di Indonesia. Tinggal kita mengisi pipa-pipanya itu dengan kontan lokal yang bermanfaat,'' kata dia. 
 
Pada kesempatan itu, Paulus Djatmiko juga didampingi Vice President Business Support, Andri Firdiansyah, GM Digital Busines Sumatera, Robby A Cahyadi, GM Legal Support Sumatera, Ida Rohana.
 
Dalam kesempatan yang sama, Robby A Cahyadi menyebutkan kalau keikutsertaan kalangan media massa, tidak dapat dihindari dari perkembangan teknologi digital. Akses data yang semakin cepat, mau tidak mau akan memaksa media masuk pada ranah digital.
 
Robby menyebutkan, teknologi digital sendiri sebenarnya bukan hal baru lagi bagi kalangan jurnalis. Hal tersebut setidaknya tergambar dari demikian cepatnya arus informasi mengalir di tengah masyarakat. ''Semua orang bisa menjadi jurnalis, mereka bisa menjadi citizen journalist dengan data dan informasi apa yang mereka miliki. Teknologi mendukung, mereka memanfaatkan itu juga untuk mendapatkan keuntungan. Karena itulah, sayang bila media massa, khususnya kalangan jurnalis tidak memanfaatkan teknologi ini untuk juga mendapatkan keuntungan,'' kata Robby.
 
Robby juga menggugah kalangan media dengan memberikan beberapa referensi, salah satunya adalah siswa SMP yang sudah menjadi youtubers yang bisa mendapatkan pemasukan hingga Rp1,5 juta per bulan. 
 
Dia juga mencontohkan pergeseran pola hidup dari kebiasaan menonton televisi menjadi pengunggah akun youtube pada jam-jam sibuk. 
 
''Anak-anak pada generasi milenial, lebih memilih mengakses Youtube dibandingkan televisi dewasa ini. ini, sebuah opportunity, peluang yang juga bisa digunakan oleh media,'' papar Robby.
 
Telkomsel tak sekedar ingin mencetuskan Press Sumatera Go Digital. ''Kami siap memberikan assistensi kepada media massa yang hendak bertransformasi menuju Digitalisasi data. Untuk seluruh media yang ada di sini, kita bisa berikan asistansi agar bisa maju bersama. Ini tidak mahal, karena seluruh platform dan aplikasi untuk mendukung layanan data digital sebenarnya juga sudah tersedia,'' imbuh Robby.(R-02) 
 

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA