Loading...

Bangun Jalan Linkar Luar Permudah Akses Investasi di Pekansikawan

Wako Firdaus saat melihat progres pembangunan jalan lingkar

Pekanbaru, riauair.com - Program pembangunan kawasan perkotaan Pekanbaru, Kampar, Siak dan Pelalawan (Pekansikawan) adalah sebuah progres untuk investasi masa depan.
 
Melihat Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi yang tergabung dalam Jabodetabek. Pemko Pekanbaru terinspirasi dan mulai melakukan pembangunan seperti halnya akses jalan. Agar daerah Pekansikawan bisa sangat lancar dari jalur perhubungan dan memudahkan investasi.
 
Pemko sendiri saat ini sedang menggesa pengerjaan pembangunan jalan di perbatasan Kabupaten sekitar Pekanbaru yakni Siak, Kampar, dan Pelalawan tersebut yang sudah mulai dilaksanakan di kawasan jalan lingkar perbatasan.
    
Pengerjaan jalan lingkar luar tersebut adalah salah satu program strategis Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan pengembangan kawasan Perkotaan Pekansikawan. Pembangunan jalan lingkar luar adalah kebutuhan Kota Pekanbaru secara khusus untuk pembangunan yang berkelanjutan.
    
Kota Pekanbaru Khususnya, menjadi pengembangan kawasan strategis bagi provinsi Riau dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tentunya bertujuan meningkatkan perekonomian Nasional.
    
"Kita tidak bermimpi. Seluruh kawasan di Kota Pekanbaru akan terbuka tidak ada lagi yang terisolasi, serta memberikan jangkauan transportasi yang cepat bagi masyarakat Kota Pekanbaru maupun bagi masyarakat di kawasan perbatasan Pekanbaru. Mudah-mudahan dalam tahun 2016 nantinya jalan lingkar luar sudah rampung dan bisa digunakan. Tinggal lagi peningkatan pembangunan di bidang lainnya seperti transportasi, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan  sektor lainnya," terangnya.
    
Hingga kini realisasi pembangunan empat jalan lingkar luar di wilayah Pemerintah Kota Pekanbaru sudah sesuai dengan target tahun anggaran berjalan. Bahkan dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air mencatat angkanya rata-rata mencapai target di atas 40 persen.
    
"Di Jalan Okura lintas tol ‎Pekanbaru-Dumai yang ditargetkan akan dibangun sepanjang 14,5 km kini sudah terealisasi lebih dari 40 persen," ungkap Kepala Dinas Cipta Karya Bina Marga Pekanbaru, Zulkifli Harun.
    
Zulkifli menyebutkan, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menetapkan proses pembangunan empat ruas jalan lingkar luar dalam kurun dua tahun yakni tahun anggaran 2015 dan 2016. Untuk tahap pertama di tahun 2015 ‎pengerjaannya dimulai dari proses Konsolidasi tanah (KT) hingga pembukaan badan jalan dengan lebar yang ditentukan.
    
Diakuinya untuk membangun dengan sistem KT ini bukan tidak ada kendala di lapangan, namun berkat kerjasama tim hingga kesadaran masyarakat khususnya pemilik lahan semua sejauh ini berjalan lancar.
    
Karena dengan dibangunnya jalan lingkar luar pada empat titik ini maka daerah yang selama ini terisolasi bisa terbuka dan memiliki akses ke wilayah lain. Dengan demikian hasil pertanian bisa dipasarkan lebih dekat dan memiliki nilai jual.
    
Sementara bagi pemerintah jelas Zulkifli lebih jauh, ini akan memberikan akses baru mengurai kemacetan dan menghindarkan truk bertonase berat memasuki kota, sehingga berdampak pada perawatan kapasitas jalan. 
 
"Kami optimis semua program pembangunan lingkar luar ini terealisasi sesuai target," tuturnya.    
    
Zulkifli merinci adapun empat titik lokasi pembangunan jalan lingkar luar berada pada pertama, Jalan Badak Lintas Timur yang panjangnya mencapai 3,6 km, lalu akses jalan Okura Lintas tol Pekanbaru-Dumai panjangnya 14,5 km, disisi lain ada Lintas Timur arah Kampar panjangnya 4,2 km dan terakhir bagian empat jalan Teluk Lembu ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) termasuk ke lokasi perkantoran baru Pemko panjangnya 5,8 km. (RA-01/Advertorial)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]