Loading...

Tinggalkan Pesan untuk Mami dan Anaknya, Pria Payung Sekaki Gantung Diri

Korban tewas bunuh diri dengan menggantung diri.

Pekanbaru, RIAUAIR.COM- ES (49), warga jalan Garuda Sakti, Kelurahan Sei Sibam, Payung Sekaki mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar mandi rumahnya, Kamis (20/4/2017) sore tadi.

Sepucuk surat yang ditulis tangan dan ditujukan kepada perempuan yang disebutnya mami dan anaknya menjadi pesan terakhir yang disampaikan oleh ES untuk anggota keluarganya.

Isinya singkat, dimana dia meminta maaf karena harus mengakhiri hidup dan meminta seluruh anggota keluarga untuk tidak menangisi kepergiannya.

Surat itu ditemukan oleh saksi di atas kulkas pada saat warga membantu proses evakuasi tubuh ES dari tiang gantungan.  

Dari penuturan aparat kepolisian di lapangan, jasad ES pertama sekali ditemukan oleh tetangganya, bernama May yang sempat dimintai pertolongannya untuk mengantarkan korban ke loket bus pada sore hari tadi.

Dia sendiri mengaku tidak tahu untuk keperluan apa pergi ke loket bus. Karena ES tak kunjung menhubungi, May pun mencoba menelpon ES juga istrinya. Tapi tak ada kabar dari keduanya.

Istri ES tak tahu keberadaan suaminya saat itu. Karena itulah, May yang saat itu berdua dengan rekannya, Deston mendatangi rumah ES.

Dipanggil tak ada jawaban, akhirnya keduanya mencoba masuk ke dalam rumah. Saat itulah, mereka menemukan tubuh ES sudah terkulai tak berdaya di tiang pintu kamar mandi.

''Saat ditemukan, sudah meninggal dunia. Tergantung pada seutas tali di dekat pintu kamar mandi,'' kata Kapolsek Payung Sekaki, AKP Benny Syaf.

''Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, diduga praktik bunuh diri. Dari keterangan keluarga, korban pelaku menderita sakit,'' kata Kapolsek.

Untuk penyidikan lebih lanjut, korban dibawa ke RSUD Arifin Achmad.(R-04)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]