Loading...

Punya Jetski, Mobil Mewah, Aneka Ponsel Canggih, Paspor juga Sabu, Benarkah Eri Jek Cuma Nelayan?

Eri Jek, sal;ah seorang tersangka yang ditangkap aparat kepolisian terkait tangkapan sabu 40 kg dan 160 ribu butir pil ekstasi dan BB yang diamankan polisi. Foto: Bengkalisone.

Bengkalis, RIAUAIR.COM- Pengejaran aparat kepolisian langsung mengarah kepada sosok Eri Jek, warga warga Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Bengkalis.

Dia dibekuk aparat ketika turun dari tangki air yang terletak di lantai atas bangunan rumahnya yang cukup mewah untuk ukuran seorang nelayan.

Ternyata, saat itu, sudah sekitar dua jam dia bersembunyi di dalam tangki itu. Merasa tak kuat dengan kondisi tubuhnya yang mendingin, akhirnya, Eri turun dan menyerahkan diri kepada aparat sekitar  pukul 10.00 WIB.

Siapa Eri Jek dan peranannya dalam penangkapan oleh tim Direskrim Narkoba Polda Riau dan Polres bengkalis sampai sejauh ini masih samar. Termasuk juga kaitannya dengan barang bukti sebanyak 40 kilogram sabu dan 160 ribu butir pil ekstasi yang ditangkap aparat kepolisian di Simpang Buatan, Kabupaten Siak.

Aparat kepolisian sendiri, sejauh ini masih memburu pemilik barang haram bernilai hampir 100 miliar itu dari pengembangan atas pemeriksaan terhadap dua sopir yang ditangkap saat penyergapan di Siak, yakni Z alias Fad (sopir Honda Jazz merah BM 38 XX,  pembawa 20 kg sabu-sabu dan 96.800 butir pil ekstasi) dan A alias Kar, sopir Toyota Innova hitam BM 1030 XX yang membawa 19 kilogram sabu dan 9.680 butir ekstasi.

Nama Eri Jek masuk dalam daftar karena terlibat dalam jaringan bandar besar narkoba internasional yang menetap di daerah perbatasan, Bengkalis.

Eri Jek sendiri, menurut keterangan sejumlah warga aslinya berprofesi sebagai nelayan.

Namun, dalam penegahan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, kehidupan Eri Jek tidaklah layaknya nelayan kebanyakan.

Dari penggeledahan yang dilakukan aparat kepolisian di rumahnya di Jangkang, ditemukan sejumlah barang-barang mewah seperti ponsel canggih dari berbagai merek, dua buah paspor, dua unit jetski, juga mobil mewah bermerek Honda HRV berwarna merah, bernomor polisi BM 312 IJ.

"E kita amankan sekira pukul 10.00 Wib. Saat penggeledahan di rumahnya, kita menemukan sejumlah barang bukti seperti serpihan kristal diduga sabu seberat 12 gram, uang tunai senilai Rp. 1,6 juta, dua plastik bening, dua unit Hp merk Oppo, satu unit Hp iPhone S6 Hitam dan satu unit Hp Samsung," ungkap Kapolres AKBP Hadi Witjaksono.

Lebih jauh, Kapolres menyebut, Eri sebelumnya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) akibat aktifitasnya sebagai bandar barang haram lintas negara  Indonesia-Malaysia.

''Kalau kesehariannya, dia berprofesi sebagai nelayan. Untuk proses penyidikan lebih lanjut, saat ini, sejumlah barang milik Eri diamankan  dan sudah dipasangi garis polisi,'' imbuhnya.
 



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]