TERTANGKAP, Nge-Jambret di Sudirman, Ditabrak Pengendara Yaris di Simpang Dipo-Ronggo

Print

Ilustrasi pelaku tindak kriminal penjambretan.

Ilustrasi pelaku tindak kriminal penjambretan.

Pekanbaru, RIAUAIR.COM- Dua remaja pelaku jambret RS (17) dan RA (15) berhasil dibekuk warga dan aparat kepolisian Sektor Pekanbaru Kota, Jumat (7/4/2017) siang lalu.
 
Kronologis penangkapan mereka tergolong unik. Karena, dibekuk oleh seorang pengendara mobil Toyota Yaris yang menabrakkan mobilnya ke sepeda motor yang dipergunakan kedua pelaku.
 
Saat itu, kedua pelaku yang masih berusia pelajar tersebut sedang lengah setelah merasa berhasil merampas tas seorang wanita, Olga Chintia (25), karyawan sebuah perusahaan BUMN di Pekanbaru di depan Hotel Whiz Jalan Sudirman Pekanbaru. 
 
Korban sendiri hanya bisa teriak histeris karena tasnya dijambret kedua pelaku, sehingga, warga pengguna jalan yang melihat pun terheran-heran. Setelah diceritakan baru diketahui kalau Olga baru saja dijambret. 
 
Tas yang dia gunakan ditarik dan dirampas paksa oleh kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor dan langsung melarikan diri. 
 
Ternyata, aksi tersebut juga diperhatikan oleh dua pengguna mobil Toyota yaris yang secara diam-diam menguntit arah sepeda motor kedua pelaku yang melintas ke arah Jalan Gajah Mada. 
 
Begitu sampai di simpang Diponegoro-Ronggowarsito, secara tiba-tiba pengemudi Yaris menghantam sepeda motor kedua pelaku hingga keduanya terjungkal.
 
Tak disia-siakan, pengendara Yaris pun langsung turun dan membekuk kedua pelaku yang masih berusia muda itu. Sejumlah warga yang melihat pun sempat panas dan sempat beberapa kali menghajar kedua pelaku penjambretan sebelum akhirnya dibawa ke Mapolsek Pekanbaru Kota.
 
Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Dodi Vivino membenarkan penangkapan dua pelaku jambret usia remaja itu. 
 
Dari tangan keduanya, diamankan sebuah tas kulit merk Zara berwarna  coklat serta sebuah dompet kulit berisikan uang tunai Rp 2,6 juta serta satu unit sepeda motor Jupiter MX warna hitam yang digunakan dalam aksi keduanya. 
 
Saat ini keduanya masih dalam peneriksaan aparat guna mengetahui apakah memiliki keterlibatan dalam aksi dan tindak kriminal lainnya.(R-06)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA