BANJIR DATANG, Warga Gunung Sahilan Kebagian Rezeki Munculnya Jutaan Ikan Tali-tali

Print

Gunung Sahilan, RIAUAIR.COM- Tidak semua warga Gunung Sahilan berduka atas terjadinya musibah banjir. Banyak warga memanfaatkan momen banjir untuk menangkap ikan tali-tali yang selalu datang setiap air Sungai Kampar Kiri meluap. 
 
Tidak hanya  warga setempat yang memaanfaatkan momen tersebut tetapi juga banyak yang datang dari luar daerah. Mereka sangat tertarik dan menikmati kebiasaan warga Gunung Sahilan setiap kali banjir datang.
 
Sukirman (43), seorang pedagang jajanan di sekitar jalan RSU dr Slamet mengaku setiap ia kali menangkap ikan tali-tali banyak warga yang melihat aksinya. "Kebanyakan penasaran soalnya ini baru pertama kali mereka lihat," ulas.”
 
Sementara itu Sofyan,  warga Kebun Durian menyebutkan, aktifitas mencari ikan tali-tali selalu dilakukan warga saat banjir dan pada malam hari
 
"Ikan ini hanya datang disaat air banjir saja ketika air kembali surut ikan ini tidak ada. Masyarakat yang hobi mencari ikan tali–tali ini seolah-olah menunggu kedatangan banjir dan ikan tali-tali pun akan datang," ucap Sofyan.
 
Dikatakan, mencari ikan tali- tali menjadi kebiasaan masyarakat sejak turun temurun ketika banjir datang. Disamping untuk kosumsi keluarga, ikan tali–tali juga sebagian dijual untuk memberi penghasilan ditengah sulitnya mendapatkan uang dikala banjir. 
 
Saat ini satu tekong atau satu kaleng kecil ikan tali-tali dihargai Rp.10.000 dan sangat mudah didapatkan warga saat musim penghujan.
 
Ikan tali-tali juga mampu memenuhi selera dan cukup lezat. Ada beberapa olahan masakan dari bahan ikan  tali-tali. Bisa dibuat pergedel, digoreng hingga dibuat gulai asam pedas. 
 
Ikan yang tergolong unik ini dan berukuran kecil dengan motif yang bermacam-macam pula. Ada yang berwarna polos panjang, juga ada yang bercorak belang-belang. Kebanyakan ikan ini muncul dalam gerombolan besar setiap musim penghujan dan air sungai banjir.   
 
Ikan ini ditangkap menggunakan alat tangkap tradisional seperti tangguok dan ubuh. Sofian meyakini ikan tali-tali hanya terdapat di sepanjang aliran Sungai Kampar Kiri.
 
Selain digoreng, ikan ini juga biasa dibuat menjadi perkedel ikan oleh warga setempat. (R-02/)
 
 
 
SUMBER BERITA: Suarakampar

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA