KISAH NYATA... Mahar Kelewat Mahal, Pria-pria di Negara Ini Pilih Menjomblo

Print

Ilustrasi

Ilustrasi

Shanghai, RIAUAIR.COM - Banyak wanita baik di pedesaan di Tiongkok yang bisa dinikahi. Paras mereka pun tak jelek-jelek amat. Tapi yang mengherankan, para pria di negeri ini memilih untuk menjomblo. Mengapa?
 
Dilansir dari Shanghaiist, Selasa 28 Februari 2017, beberapa puluh tahun silam, keluarga mempelai wanita hanya meminta seserahan berupa televisi berwarna, mesin cuci, dan kulkas untuk syarat pernikahan. 
 
Tapi itu fenomena dahulu kala. Kini, dengar saja permintaan keluarga calon pengantin wanita. Mereka meminta mahar lebih dari itu.
 
Di pedesaan seperti Hebei, Shanxi, pedalaman Mongolia, Xinjian, dan Gansu, “ harga” rata-rata mempelai wanita sebesar 200 ribu yuan (Rp388,41 juta).
 
Angka ini berdasarkan investigasi harian People Daily yang menemukan “ harga” mempelai wanita naik tiga kali lipat beberapa tahun belakangan ini di banyak tempat. Tentu saja, angka itu belum termasuk mobil, apartemen, dan perhiasan yang harus dicantumkan dalam kesepakatan.
 
“Semakin  miskin wilayahnya, semakin tinggi harga pengantin wanita,” tulis People Daily.
 

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA