DIVONIS BEBAS, SELANGKAH LAGI SUPARMAN COME BACK

Print

Suparman sesaat selepas dilantik menjadi Bupati Rokan Hulu.

Suparman sesaat selepas dilantik menjadi Bupati Rokan Hulu.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pengadilan Tipikor membebaskan Suparman S.Sos dalam kasus suap APBD Riau 2014-2015 pada persidangan Kamis, 23 Februari 2017.
 
Keputusan tersebut berpeluang untuk memulihkan seluruh hak politik yang Suparman yang selama beberapa bulan terakhir sempat ditarik, salah satunya dalam menjalankan tugas sebagai Bupati Rokan Hulu hasil pemilihan kepla daerah 2015 lalu.
 
Selama beberapa bulan terakhir, posisi Suparman sebagai Bupati kepala daerah Rokan Hulu dinonaktifkan terkait dengan penetapan statusnya sebagai tersangka dalam kasus Suap pembahasan APBD pada era pemerintahan Annas Maamun tersebut.
 
Kuasa hukum Bupati Rohul Non Aktif Suparman,  Eva Nora sesaat selepas pembacaan vonis putusan kliennya dinyatakan bebas menyebutkan kalau dia pun segera menyerahkan petikan putusan vonis bebas kliennya ke Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.
 
Hal itu dilakukan dengan tujuan agar Suparman dapat kembali menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Rohul. "Mudah-mudahan satu sampai dua hari ini sudah sampai ke tangan Gubernur," terang Eva seperrti dilansir dari goriau.
 
Pihaknya, sambung Eva, masih menunggu petikan putusan vonis bebas ini, untuk mengeluarkan Suparman dari tahanan, hari ini juga. Walau kliennya divonis bebas, tim kuasa hukum Suparman tetap mendukung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).
 
"Memang putusan itu sesuai fakta di persidangan, dan kita tetap dukung KPK untuk pengusutan kasus berikutnya. Alhamdulillah, kami terima putusan ini," urainya sambil menangis.
 
Terpisah, Suparman yang sempat diwawancarai usai sidang tersebut mengaku sangat bersyukur atas vonis hakim. Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Rohul yang selama ini mendukungnya.
 
"Allah dengarkan doa kami masyarakat Rohul, doa masyarakat ini, sekarang saya minta semua tenang, upaya ini bahwa masih banyak perjuangan yang lebih penting ke depan dan kita tunggu proses hukum selanjutnya," singkat dia.
 
Sedangkan Johar Firdaus yang juga turut jadi terdakwa dalam kasus suap APBD Riau divonis lima tahun enam bulan kurungan penjara oleh hakim. Ia tak banyak berkomentar terkait putusan itu. (R07/i)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA