Loading...

DUEL MAUT ADIK KAKAK... Paha Adik Tertancap Panah, Kepala Kakak Bocor

Sang kakak kepalanya bocor

Jayapura, RIAUAIR.COM - Dua orang kakak beradik terlibat duel dengan senjata tajam di Buper Waena Distrik Heram, Jayapura, Sabtu (18/2) siang. 
 
Akibat perkelahian ini, sang adik bernama Yanuarius Nerek (28) menjadi korban dengan paha kaki kiri tertancap panah. Sementara sang kakak MN (33) mengalami luka bocor di bagian kepala karena kena lemparan batu.
 
Paur Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra membenarkan adanya perkelahian dua saudara kandung menggunakan alat tajam hingga mengakibatkan luka serius dari keduanya.
 
Korban bernama Yanuarius Nerek merupakan anggota Sat Pol PP Provinsi Papua. Keduanya harus mendapatkan perawatan medis saat ini,” kata Jahja seperti dikutip dari Cenderawasih Pos, Senin (20/2/2017).
 
Dari kronologis awal, kata Jahja, sekira pukul 12.15 WIT korban pulang dari Bandara Sentani, namun saat di rumah di Buper Bunda Maria Distrik Heram, korban kaget mendapati rumah telah dirusak oleh pelaku. Pintu depan jebol, papan dinding rumah rusak, patah dan meteran listrik PLN rusak.
 
Kemudian korban menemui pelaku di rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban dan membalas dengan merusak meteran listrik PLN di rumah pelaku. Kemudian pelaku keluar dari rumah dan memanah korban mengenai paha kaki kiri tembus ke bagian dalam.
 
Tak terima, korban membalas dengan melempar pelaku menggunakan kapak, namun tidak mengenai pelaku. Kemudian korban melempar pelaku dengan batu dan mengenai kepala sehingga mengakibatkan luka robek.
 
Melihat keributan ini, Ketua RT Neron Tabuni melerai dan selanjutnya menghubungi Polisi di Polsubsektor Heram. "Korban akan dioperasi untuk keluarkan anak panah yang masih tertancap pada paha kiri sedangkan pelaku telah pulang setelah kepala pelaku dijahit sebanyak enam jahitan,” katanya.
 
Dia menambahkan, untuk menghindari berkembangnya peristiwa ini, maka sekira pukul 15.00 WIT Kapolsubsektor Heram bersama anggota mengambil pelaku di jalan Buper Bunda Maria dan selanjutnya dibawa ke Polsek Abepura guna dilakukan pemeriksaan terkait dengan perbuatan pidana yang telah dilakukannya.
 
“Saat ini pelaku sudah kami tahan di Polsek Abepura dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan guna memproses hukum terhadap yang bersangkutan setelah melakukan tindak pidana kekerasan,” ucap Jahja. (R-01/Jpnn)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]