Loading...

SUAMI JARANG PULANG, UANG BELANJA BERKURANG, Isteri Aniaya Anak Tiri

Bocah yang dianiaya ibu tirinya

Pekanbaru, RIAUAIR.COM - Sungguh keterlaluan apa yang sudah dilakukan oleh Sila (24), warga salah satu rumah di perumahan Pandau, Kecamatan Siak Hulu, Kampar ini. Ia kedapatan dan sering menyiksa anak tirinya, warga yang geram kemudian menyerahkannya ke Polsek setempat.
 
Bahkan akibat prilakunya tersebut, bocah NB yang masih berumur 4 tahun yang tak lain adalah anak tirinya sendiri mengalami sejumlah luka serius di beberapa bagian tubuh.
 
Kapolsek Siak Hulu Kompol Vera Taurensa membenarkan kejadian tersebut bahkan katanya tersangka penganiayaan terhadap anak tiri di Pandau sudah ditahan dan dalam proses penyidikan.
 
Menurut polisi, dari pemeriksaan penyidik, Sila mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap anak tirinya. Selain pengakuan tersangka, penyidik juga mendapat bukti pendukung penyiksaan dari hasil visum. Ditemukan beberapa luka serius di tubuh NB. 
 
Penyiksaan terhadap NB dilakukan sebagai pelampiasan rasa jengkel pada suaminya yang jarang pulang. Biasanya paling cepat sepekan sekali suaminya datang. Kabarnya, bekerja di Bengkulu. Kondisi itu semakin diperburuk dengan jatah uang belanja yang terbatas dari suaminya.
 
“Jadi kalau tersangka jengkel karena tidak punya uang belanja dan suaminya tak pulang-pulang, korban jadi sasaran kemarahannya,” tutur Vera. 
 
Untuk melengkapi berkas perkara tersebut, Vera mengatakan penyidik akan memanggil suami pelaku untuk diperiksa sebagai saksi. Hanya saja, sampai saat ini suami pelaku masih di Bengkalu dan dijadwalkan pulang akhir pekan ini. (R-04/Rtc)



[Ikuti Terus RiauAir Melalui Sosial Media]