Beli Rp33 Ribu, Si Nenek Kaget Mangkuknya Ditawar Rp348 Juta, Ternyata...

Print

Mangkok yang dibeli Rp33 Ini ditawar dengan harga yang sangat mahal

Mangkok yang dibeli Rp33 Ini ditawar dengan harga yang sangat mahal

Somerset, RIAUAIR.COM - Sebuah mangkuk Tiongkok ini awalnya dijual dengan harga 2 poundsterling atau Rp33 ribu. Namun, itu masa lalu. Kini barang puluhan ribu rupiah itu ditawar dengan harga yang yang bikin geleng kepala.
 
Dilansir dari Mynewshub, Jumat 23 Desember 2016, dalam sebuah pelelangan, sebuah mangkuk biru bergambar sulur-sulur itu ternyata laku terjual dengan harga lebih tinggi 10 ribu kali lipat.
 
Mangkuk tersebut ditawar dengan harga 21 ribu poundsterling atau setara dengan Rp348,97 juta.
 
Barang ini dibeli oleh seorang wanita yang tidak disebutkan namanya. Dia membelinya dari sebuah toko kecil di Somerset, Inggris. mangkuk ini merupakan mangkuk bekas perasap besi yang pernah dibuat pada kurun waktu ke-18. Abad itu adalah masa yang penting bagi perkembangan kebudayaan Tiongkok.
 
Si pembeli tidak menyangka kalau mangkuk yang dibelinya itu dilelang dengan harga yang sangat tinggi, bahkan 10.500 kali dari harga pembelian sebelumnya. Harga mangkuk yang dilelang ini melampaui dari harga dasar pelelangan yang dilakukan oleh perusahaan lelang, yaitu 5 ribu poundsterling (Rp83 juta).
 
Ternyata Mangkuk Milik....
“Wanita tersebut tahu mangkuk kuno itu bernilai, tapi dia terkejut melihat harga sebenarnya mangkuk itu,” kata ketua perusahaan lelang, John Nicholson.
 
Sekadar informasi, mangkuk ini berukuran lebar 11 cm dan memiliki berat 445 gram. mangkuk ini memiliki kaki yang terbuat dari besi dan memiliki lambang Qianlong.
 
Pakar keramik, Mark Grant, mengatakan lambang di mangkuk itu merupakan lambang Kaisar Qianlong—masa kerajaaan yang paling penting dalam kebudayaan Tiongkok. Kaisar Qianlong adalah raja keenam Dinasti Qing. Kaisar ini memerintah pada tahun 1735-1796. Qianlong turun tahta dan digantikan oleh anaknya, Kaisar Jiaqing. Meskipun demikian, dia tetap berkuasa hingga mangkat pada tahun 1799. (R-05/Dci)

BERITA TERKAIT

TULIS KOMENTAR

BERITA SEBELUMNYA